Kawasan Cadangan Pangan Srategis Nasional di Kutai Kartanegara

Kodam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Heri Wiranto bersama Dandim 0609/Tenggarong, Letkol Inf Charles Alling dalam kunjungan lapangan Kawasan Cadangan Pangan Srategis Nasional di Desa Tanjung Batu, Tenggarong Seberang

Mediaetam.com, Tenggarong – Kodim 0906/ Tenggarong melakukan terobosan besar dengan menginisiasi pembangunan kawasan cadangan pangan strategis nasional di Desa Tanjung Batu, Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara.

Kawasan cadangan pangan strategis nasional merupakan kerjasama TNI AD  bersama Kementerian Pertanian untuk menyiapkan wilayah  lumbung pangan.

“Dorongan dari presiden Jokowi sangat besar. Sehingga paralel dengan itu  di level Kodam melakukan akselerasi yang sama,” ucap Dandim 0906/Tenggarong Letkol Inf Charles Alling.

Dia menambahkan  saat ini Kodam VI/Mulawarman memfokuskan  kegiatannya di Kodim 0906/Tenggarong. Kebetulan wilayah tata ruang letak pertahanan itu sangat potensial dijadikan kawasan cadangan pangan strategis nasional.

Konsep yang diusung adalah Desa Sinergi Hijau dan bekerjasama dengan Pemkab Kukar,  Desa Tanjung Batu dan PT Hijau Bumi Pangan.

“Ini bentuk akselerasi luar biasa, selama delapan hari kita sudah buka lahan kurang lebih tiga hektar. Lahan tersebut akan menjadi contoh kecil  model yang akan kita kembangkan. Yaitu keterpaduan sistem pertanian. Lahannya digunakan untuk sawah, budidaya ikan, tani sayur,” ucapnya.

Selain itu, juga bakal dibangun fasilitas infrastrukur  rumah singgah,lantai pengering, serta  mini office.

“Luasannya yang akan kita kembangkan nantinya sebanyak 460 hektar, dan itu statusnya Area Penggunaan Lain (APL) dan sudah kita konfirmasi ke Badan Pertahanan Nasional,” lanjut dia.

Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto pun disebutnya akan meninjau secara langsung dan melihat gambaran observasi, orientasi medan,  dan bagaimana cakupannya.

Pangdam  juga akan memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) yang disiapkan untuk desa guna memberikan stimulus dorongan motivasi kepada masyarakat sebagai pengelola lahan.

“Program ini sebagai upaya memberikan kesejahteraan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Akbar)

Bagikan:

About The Author

Reply