Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Pengelolaan Museum Mulawarman Tenggarong Secara Modern

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub bersama seluruh anggota Komisi 14 saat berdialog dengan UPTD Museum Mulawarman, rabu (13/1/2021)

Mediaetam.com, Tenggarong – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur (DPRD Kaltim) laksanakan kunjungan kerja ke UPTD Museum Mulawarman, Tenggarong, Rabu (13/1/2021).

“Kami menganggap bahwa Museum Mulawarman itu adalah merupakan simbol budaya Kalimantan timur sehingga kami ke sini,” ucap Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub saat diwawancarai awak media, rabu (13/1/2021).

Dirinya mengatakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan timur yang diketahui oleh masyarakat nasional adalah Museum Mulawarman.

Berkenalan dengan hal tersebut menurutnya di era digitalisasi harus ada peningkatan pengelolaan. Harus ada perbaikan, permodernisasian tata kelola Museum Mulawarman.

“Kami tadi banyak menyerap masalah-masalah,” ucapnya.

Dirinya berharap terkait pengelolaan di Museum Mulawarman perlu ada gedung teater mini yang bisa memberikan edukasi secara visual sejarah terbentuknya kerajaan Kutai dan lain sebagainya.

Termasuk juga perlu divisualisasikan bagaimana pengelolaan sumber daya alam mineral dan batubara yang selama Kaltim identik dengan hal tersebut.

Selanjutnya pementasan seni budaya yang berdimensi Kalimantan timur.

“Dulu waktu jaman kuliah saya bisa ke Tenggarong karena menonton pementasan teater, ” ucapnya.

Maka itu, museum itu menurutnya tidak hanya sekedar menjaga kelestarian memelihara nilai dan benda bersejarah di dalam museum tapi dia juga mampu mengembangkan tetapi Museum Mulawarman diberi otoritas untuk membangun pengembangan seni budaya dalam rangka pelestarian budaya itu sendiri.

Hal tersebut bisa dilakukan dengan bekerja sama dengan kelompok seni, bekerja sama dengan kelompok teater dan anak-anak muda yang konsen terhadap penggalian nilai-nilai seni budaya Kaltim.

Dirinya mengungkapkan hal tersebut bisa memiliki nilai komersial bukan budayanya yang dikomersilkan tetapi dengan pementasan budaya.

“Bisa mendapatkan penghasilan mensejahterakan rakyat dan pelaku seni sendiri,” ucapnya.

Kemudian dia berharap Museum Mulawarman mencoba memodernisasikan promosi melalui digitalisasi dan harus disiapkan sumber dayanya.

Sementara itu Kepala UPTD Museum Mulawarman Tenggarong Joko Rukmono
memberikan apresiasi atas kunjungan kerja tersebut.

Dirinya mengatakan bahwa seluruh anggota DPRD Komisi IV mendukung untuk pengembangan Museum.

Dengan kunjungan tersebut pihak DPRD menurutnya berkomitmen untuk meningkatkan sarana dan prasarana yang ada.

Dia mengungkap bahwa Museum Mulawarman Tenggarong sejarah pertama di Indonesia dan tertua. Jikalau tidak pandemi menurutnya wisatawan yang senang budaya akan banyak datang wisatawan mancanegara terutama dari Amerika, Inggris, dan Australia.

“Kami terus memperbaiki dan meningkatkan agar Museum Mulawarman lebih baik,” ucapnya. (Akbar)

 

Share:

About The Author