Mediaetam.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah melakukan penandatanganan kerjasama terkait pelaksanaan Pembinaan dan Pelatihan (Binlat) bagi putra dan putri Kukar dalam menyiapkan diri guna mengikuti seleksi penerimaan calon siswa prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan anggota Polisi Republik Indonesia (Polri). Acara ini berlangsung di halaman Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kukar, Senin (9/10/2023).
Penandatanganan itu sendiri dilakukan oleh Bupati Kukar Edi Damansyah bersama Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (AU) Dhomber Balikpapan Kolonel (PeNerBang) David Ali Hamzah, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (AL) Balikpapan Kolonel Laut (Pelaut) Hendriman Putra, Dandim 0906 KKR Letkol Inf Jefry Satria, serta perwakilan Polres Kukar.
Edi Damansyah mengatakan penandatanganan kerjasama tersebut adalah bentuk kerjasama dan kerja bersama antara Pemkab Kukar melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar dengan jajaran TNI AU, AL dan AD serta Polri guna memberikan bimbingan dan pelatihan dalam mempersiapkan putra dan putri terbaik Kukar sebelum mengikuti seleksi resmi penerimaan calon siswa dan siswi Akademi Militer (Akmil) dan Akademi Polisi (Akpol).
“Jadi nanti anak-anak Kutai Kartanegara yang ingin masuk menjadi anggota TNI dan Polri, sebelum mengikuti tes resminya itu diberikan bimbingan terlebih dahulu, agar nantinya saat anak-anak Kabupaten Kukar ingin mengikuti seleksi penerimaan sudah memiliki persiapan,” ujar Edi Damansyah.
Ditambahkannya, apa yang telah dilaksanakan tersebut tidak lain karena dirinya berkeinginan suatu saat akan muncul jenderal-jenderal dari korps TNI dan Polri yang berasal dari Kabupaten Kukar.
“Saya berkeinginan nanti suatu saat adalah anak-anak dari Kutai Kartanegara yang kedepan bisa menjadi jendral. Baik itu jenderal dari kepolisian, angkatan laut, angkatan darat, maupun angkatan udara,” harapnya.
Lebih lanjut, dirinya berharap dukungan seluruh pihak terkait, khususnya pihak sekolah tempat para siswa dan siswi tersebut menuntut ilmu, agar kedepannya bisa mempersiapkan diri para siswanya khususnya yang berkaitan dengan fisik dan kesehatan yang selama ini menurutnya menjadi salah satu penghambat bagi anak-anak Kukar untuk menjadi seorang anggota TNI dan Polri.
“Bukan hanya kemampuan akademik, karena kalau berdasarkan data akademik itu kita bisalah sudah mengimbanginya, tapi faktor kesehatan lah yang banyak menggugurkan,” ujar Edi Damansyah. (Advertorial)


