Mediaetam.com, Tonga – Tonga diguncang gempa berkekuatan M 7,3 diprediksi memiliki potensi terjadinya tsunami dialami oleh warga Tonga pada Jumat (11/11/2022).
Akibat dari kejadian tersebut Pacific Tsunami Warning Center (PTWC) telah memberikan peringatan tsunami.

Beredar video di Twitter yang menampilkan iring-iringan mobil dari warga Tonga setelah gempa terjadi. Video tersebut telah diunggah oleh akun @AnaTupouP.
Video tersebut memiliki durasi lima detik. Tampak dari video itu iring-iringan mobil bertipe SUV melaju ke arah daratan yang lebih tinggi.
Dalam unggahan video tersebut juga terdapat tulisan yang disematkan. Berikut ini adalah tulisan yang disematkan oleh pengunggah video.
“Kini tengah menuju daratan dan tempat yang lebih tinggi. Tetaplah berjaga, mengemudi dengan aman, dan tolong menjaga satu sama lain.”
“Meskipun saya berpikir tidak akan mengingatkan lagi insiden lain (seperti) 15 Januari, perubahan iklim membuktikan bahwa saya salah – Tolong, tetap doakan Tonga,” tulis akun @AnaTupouP.
Ada lagi video lain setelah musibah gempa terjadi. Video tersebut diunggah oleh akun Twitter @weatheralert15.
Dalam video tersebut juga sama menampilkan iring-iringan mobil dari warga Tonga. Ada juga suara peringatan pascagempa terjadi. Akan tetapi pesan dari peringatan tersebut tidak dapat terdengar jelas.
Akun @weatheralert15 mengatakan terjadinya tsunami setinggi 1,5 meter di ibu kota Tonga, Nuku’alofa.
Informasi tsunami tersebut didapatkan berdasarkan informasi yang diperoleh dari layanan meteorologi Tonga.
Diketahui gempa bumi dengan kekuatan 7,3 M telah mengguncang Tonga pada hari Jumat malam pukul 23.48 waktu setempat.
Pusat gempa berada pada 207 kilometer di tenggara Kota Neiafu, Tonga berdasarkan informasi dari Reuters.
United States Geological Survey (USGS) mengatakan gempa terjadi pada kedalaman 24,8 kilometer di tenggara Neiafu.
Kemungkinan dapat terjadi gelombang tsunami sekitar jarak 300 kilometer dari pusat gempa di sepanjang pantai Niue dan Tonga.
Layanan meteorlogi Tonga sudah memberikan peringatan kepada masyarakat agar segera pergi menuju daratan atau tempat yang lebih tinggi.
“Peringatan mendesak tsunami diwajibkan bagi seluruh warga Tonga lantaran gempa bumi yang kuat malam ini. Diimbau untuk pergi ke daratan hingga pemberitahuan lebih lanjut,” isi pesan dalam peringatan tersebut.
Tsunami juga pernah terjadi sebelumnya yaitu pada Januari 2022 lalu. Tsunami ini diakibatkan oleh letusan gunung api Hunga Tonga Hunga Ha’apai.
Dalam musibah tersebut mengakibatkan desa dan resort rusak. Selain itu, telekomunikasi di negara Pasifik Selatan yang digunakan sekitar 105 ribu orang juga hancur.
Ditemukan tiga korban dinyatakan meninggal dunia dalam musibah tsunami tersebut.
Sumber : Gempa M 7,3 Guncang Tonga, Warga Iring-Iringan Naik Mobil Menuju Daratan yang Lebih Tinggi
Editor : Eny Lestiani


