Kukar, Mediaetam.com – Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kukar selain dalam upaya melestarikan keanekaragaman hayati, juga melihat peluang terkait pemanfaatan keanekaragaman hayati untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat setempat.
Beberapa tahun belakangan ini, pemkab Kukar telah memberikan bantuan berupa log dan topping lebah kelulut. Bantuana ini mereka berikan kepada beberapa kelompok ternak lebah kelulut untuk dibudidayakan dan dikembangkan. Dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Upaya ini secara tidak langsung mendorong masyarakat untuk menanam pohon dan tanaman bunga yang menjadi sumber pakan dari lebah kelulut tersebut,” kata dia pada akhir September ini.
Pihaknya juga telah melakukan penandatanganan kerjasama pengelolaan bersama dalam pelaksanaan kegiatan pelestarian keanekaragaman hayati antara DLHK dan PT. Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) dengan Kelompok Tani Hutan Trigona.
Untuk diketahui, kelulut atau lebah kelulut sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan lebah biasanya namun kelulut tidak memiliki sengat. Karakteristik sarang mereka agak berbeda dimana lebah biasanya membuat sarang gantung di area terbuka, lebah kelulut lebih suka membuat sarang di area tertutup misalnya di dalam lubang kayu atau lubang tunggu. Bahkan tidak jarang di daerah pemukiman masyarakat sering menemukan sarang kelulut di dalam kotak meteran listrik.
Untuk karakteristik madu yang dihasilkan madu kelulut menghasilkan rasa madu yang agak lebih asam dibandingkan dengan madu biasa. (Advertorial)








