Tenggarong – Sejak September hingga November mendatang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyelenggarakan Kelas Parenting PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Pentingnya kelas ini, untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak di Kukar. Juga jadi ajang orangtua untuk saling berbagi pengalaman dengan orangtua lainnya. Juga upaya mencegah terjadi perundungan di sekolah.
Acara ini memiliki tema “Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan dan Sulingjar” Kegiatan tersebut akan di laksanakan di 20 Kecamatan. Sebelumnya pada September lalu, rangkaian kegiatan telah dilaksanakan di Loa Kulu, Tenggarong Seberang, dan Tenggarong.
Di setiap kegiatan, Mewakili Kepala Disdikbud Kukar, Sekretaris Disdikbud Kukar, Maria Ester mengingatkan di media sosial masih banyak terjadi perundungan terhadap anak didik di lingkungan sekolah.
“Makanya apa yang kita lakukan hari ini merupakan pondasi untuk generasi bangsa agar dapat memperoleh pendidikan yang menyenangkan,” tegasnya.
Maria menegaskan agar orangtua yang hadir dalam kegiatan ini diharapkan nantinya dapat berbagi pengalaman dengan orangtua lainnya.
Dengan begitu, tidak ada kejadian perundungan di Kutai Kartanegara. Anak-anak pun bisa belajar dengan gembira dan optimal.
Di sisi lain, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim pun secara resmi telah meluncurkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (Permendikbudristek PPKSP).
Permendikbudristek ini disahkan sebagai payung hukum untuk seluruh warga sekolah atau satuan pendidikan. Peraturan ini lahir untuk secara tegas menangani dan mencegah terjadinya kekerasan seksual, perundungan, serta diskriminasi dan intoleransi serta membantu satuan pendidikan dalam menangani kasus-kasus kekerasan yang terjadi mencakup kekerasan dalam bentuk daring, psikis, dan lainnya dengan berperspektif pada korban. (Advertorial)








