BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mulai menaruh perhatian serius terhadap pengelolaan kawasan hutan di Kecamatan Kelay dengan membentuk tim percepatan pembangunan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi wilayah sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, menyampaikan bahwa tim yang baru dibentuk ini akan menjadi motor penggerak dalam merumuskan kebijakan strategis, termasuk terkait rencana pengelolaan kawasan hutan Kelay secara berkelanjutan.
Fokus Dorong Potensi dan Kelestarian
Menurutnya, Kecamatan Kelay memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan beragam, mulai dari sektor pertanian, budaya, hingga pariwisata. Sejumlah destinasi unggulan seperti Bukit Merabu, Puncak Ketepu, dan Danau Nyadeng menjadi contoh potensi yang bisa dikembangkan secara berkelanjutan.
Selain itu, kekayaan budaya masyarakat Dayak yang masih terjaga serta komoditas kakao khas Kelay yang telah menembus pasar nasional hingga internasional juga dinilai sebagai kekuatan utama daerah tersebut.
“Potensi ini menjadi modal besar untuk mendorong pertumbuhan wilayah berbasis keunggulan lokal, termasuk dalam pengelolaan kawasan hutan yang berorientasi pada keberlanjutan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa percepatan pembangunan di Kelay harus dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, kampung, badan permusyawaratan kampung, tokoh adat, hingga masyarakat.
Pemerintah daerah juga membuka peluang bagi sektor swasta untuk turut berkontribusi melalui program pemberdayaan masyarakat, termasuk sinkronisasi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
Target Kampung Mandiri
Kecamatan Kelay memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk wilayah Kabupaten Berau, sehingga wajah kawasan perbatasan diharapkan mampu mencerminkan daerah yang maju dan sejahtera.
Namun demikian, tantangan pembangunan masih dihadapi. Berdasarkan data Indeks Desa Membangun tahun 2025, dari total 14 kampung di Kelay, sebanyak enam kampung telah berstatus maju, sementara delapan kampung lainnya masih berkembang.
Meski tidak ada lagi kampung berstatus tertinggal, hingga kini juga belum terdapat kampung dengan status mandiri di wilayah tersebut.
Pemerintah Kabupaten Berau pun menargetkan percepatan pembangunan agar seluruh kampung di Kecamatan Kelay dapat meningkat statusnya secara bertahap hingga menjadi kampung mandiri, seiring dengan penguatan pengelolaan potensi hutan dan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Redaksi Media Etam








