Mediaetam.com, Kukar – Sebanyak 35 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kukar siap menjalani Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Paskibraka 2023.
Calon anggota Paskibraka 2023 merupakan pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di Kukar. Mereka telah terpilih melalui seleksi yang diadakan Dinas Olahraga dan Kepemudaan (Dispora) beberapa waktu lalu.
Bupati Kukar, Edi Damansyah melalui Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kukar Wiyono menyampaikan pelaksanaan Upacara Bendera pada 17 Agustus adalah momen sakral.
“Mereka merupakan pelajar-pelajar terpilih yang sudah mengikuti proses seleksi sangat ketat, hingga akhirnya bisa menjadi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka,” ungkap Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kukar, Wiyono. Senin, (31/7/2023).
Selama, 20 hari ke depan mereka akan mengikuti Pusdiklat Paskibraka. Mereka akan belajar dalam bentuk pendidikan dan pelatihan pengibaran. Juga penurunan bendera pusaka pada 17 Agustus.
Sementara, Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni mengatakan tujuan dari pelaksanaan kegiatan Pusdiklat untuk melatih dan mendidik para calon anggota Paskibraka. Mulai dari 30 Juli hingga 18 Agustus, mereka akan tinggal di mess stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang. Lalu berlatih di stadion Aji Imbut dan Lapangan Upacara Kantor Bupati Kukar.
Ali berpesan para calon anggota Paskibraka menjaga kesehatan, semangat serta kekompakan. Sehingga pada pelaksanaan Upacara 17 Agustus mendatang akan berjalan lancar dan sukses.
“Harus semangat, jaga kesehatan, dan fokus pada pelaksanaan Pusdiklat. Agar siap melaksanakan tugas mulia mereka dalam mengibarkan bendera merah putih,” kata Aji Ali Husni menyemangati.
Para pelatih paskibraka ini berasal dari Kodim 0906 Tenggarong, Polres Kukar, dan PPI Kukar. Serta Tim Kesehatan dari Dinas Kesehatan, Urkes Polres Kukar dan Kodim 0906 Tenggarong. Lalu, Pasukan 45 dari Anggota Yonif 611/Awang Long sebanyak 23 orang dan Anggota Polres Kukar sebanyak 23 orang dan Pamong dari PPI Kukar sebanyak 8 orang. (Indah Hardiyanti)








