Sekda Sunggono Tekankan CSR Perusahaan Harus Jelas Punya Road Map

Batu bara yang melintas di Sungai Mahakam (Mediaetam.com)
Batu bara yang melintas di Sungai Mahakam (Mediaetam.com)

Tenggarong – Sekitar 118 perusahaan batu bara dan 33 perkebunan kelapa sawit berkumpul untuk membicarakan program CSR agar teerpadu. Sekda Kukar Sunggono pun memaparkan Program Rumah Besar Penanggulangan Kemiskinan (RBPK) bisa menjadi momen untuk mengintegrasikan Corporate Social Responcibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. Sehingga, program CSR perusahaan juga efektif.

Sunggono menilai, selama ini CSR yang dilakukan masih bersifat belum fokus dan terintegrasi. Program CSR cenderung pada kegiatan dengan skala kecil sehingga dampak yang ditimbulkan belum terlalu signifikan.
Untuk itu Pemkab Kukar menawarkan paradigma baru CSR dengan mendorong agar program CSR dilakukan sejalan dengan prinsip yaitu fokus, bertahap dan berkelanjutan.

Kegiatan yang disusun harus memiliki road map yang jelas dengan siapa sasarannya, apa manfaatnya dan bagaimana tindak lanjutnya.

“Sesuai dengan data yang dimiliki pemerintah yaitu by name dan by address,” sambungnya.

Ia juga menegaskan bahwa Program/Kegiatan CSR yang dilakukan perusahaan jangan hanya berorientasi pada peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur tetapi juga harus memfokuskan pada sektor pemberdayaan masyarakat seperti pendidikan dan kesehatan serta sarana prasarana.

“Kami punya data yang valid siapa saja perusahaan yang sudah berkontribusi maupun yang belum berkontribusi,” ujarnya. (Advertorial)

Bagikan:

Pos terkait