
Mediaetam.com, Berau – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Berau belum mencapai 10 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau sejumlah Rp 3,5 triliun.
Karena itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Berau mengimbau pihak ketiga, pelaku ekonomi, atau perusahaan-perusahaan daerah (Perusda) yang ada di Berau untuk berjuang bersama-sama meningkatkan PAD Kabupaten Berau.
Ditemui media ini, Jumat (28/4/2023), Wakil Bupati Berau Gamalis menegaskan bahwa memang sangat dibutuhkan kesadaran juga kebersamaan dari pihak ketiga untuk berjuang bersama pemerintah daerah dalam meningkatkan PAD Berau.
“Kebersamaan dan kesadaran kawan-kawan (pihak ketiga, red) tentu sangat diperlukan untuk meningkatkan PAD Berau,” tegasnya.
Soal capaian PAD Berau, menurutnya menjadi kewenangan dinas terkait. Namun, pihak eksekutif akan terus memberikan arahan dan imbauan kepada pihak ketiga tersebut.
Imbauan dan arahan tersebut dimaksudkan agar terdapat kerja sama dan solusi terbaik yang bisa ditemukan secara bersama-sama dalam upaya pemerintah meningkatkan PAD Berau.
Wakil Ketua I DPRD Berau Syarifatul Syadiah, Senin (17/04/2023), menjelaskan bahwa PAD Berau saat ini belum mencapai target 10 persen. Padahal APBD Berau tahun 2023 sudah lebih besar dari tahun sebelumnya.
“Kalau APBD kita Rp 3,5 triliun, PAD kita Rp 350 miliar. Karena PAD yang ada kan hanya Rp 299 miliar. Sehingga masih jauh,” ungkapnya.
Jumlah PAD yang masih berada di bawah target 10 persen itu mau tidak mau menuntut pemerintah daerah mendorong Perusda-perusda yang berinvestasi di Bumi Batiwakkal untuk turut berkontribusi.
“Karena potensi terbesar pertama PAD sebetulnya dari perusda-perusda itu,” lanjutnya.
Karena itu, Syarifatul pun meminta Pemkab Berau untuk dapat mengevaluasi kinerja semua perusda yang ada agar lebih banyak lagi memberikan kontribusinya.
“Sekarang ini kan APBD kita sudah meningkat. Tahun 2024, tahun depan, mungkin lebih tinggi lagi. Jadi harapan kami dari postur APBD itu, PAD harus 10 persen,” kuncinya. (*/Elton Wada/ Adv Pemkab Berau)
Editor: Elton Wada








