Tenggarong yang Kaya Budaya dan Sejarah

Salah satu peninggalan bersejarah di Tenggarong
Salah satu peninggalan bersejarah di Tenggarong

Mediaetam.com – Tenggarong, menjadi pusat pemerintahan Pemkab Kukar. Wilayah ini, kaya budaya dan sejarah. Pariwisata pun terus dikembangkan di Tenggarong. Mereka yang datang ke Tenggarong, tidak hanya melepas penat, tetapi belajar banyak hal. Pembangunan pun tengah Pemkab Kukar upayakan. Supaya pendapatan juga bisa lebih banyak.

Bupati Kukar Edi Damansyah memohon dukungan, agar dapat melaksanakan pembangunan secara bertahap. Caranya, dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki. Apalagi, saat ini Pemkab Kukar memiliki ruang gerak pembangunan yang lebih luas dengan APBD yang lebih besar. Pada 2024,  perkiraannya mencapai Rp 12 triliun rupiah pada 2024.

Potensi Pendapatan ini, diharapkan dapat dioptimalkan bagi pembangunan Kota Tenggarong secara proporsional. Salah satu proyek strategis yang pemkab Kukar laksanakan 2023 hingga 2024 adalah Pembangunan Pasar Semi Modern Tangga Arung, Pembangunan Kawasan Jembatan Kukar, serta fasilitas pendukung seperti Taman Tepi Sungai Mahakam, Landmark Kota Tenggarong serta Gedung Ekonomi Kreatif, Perluasan jalan-jalan utama Tenggarong, Perbaikan dan revisioning Pulau Kumala Tenggarong.

“Diharapkan, proyek-proyek strategis ini dapat berjalan sesuai dengan waktu yang ditetapkan dan akan memberikan nilai tambah terhadap eksotisme Kota Tenggarong, sebagai Kota Sejarah dan Budaya di Kaltim,” papar Edi.

Salah satu kebijakan pembangunan kewilayahan yang terdapat dalam RPJMD Kukar 2021-2026, yakni mewujudkan Tenggarong sebagai pusat sejarah dan budaya sebagaimana tertulis dalam Program Dedikasi Kukar Idaman.

Yakni Kukar Berbudaya, dimana Tenggarong ke depan akan menjadi kota yang identik dengan pengembangan budaya nusantara. Juga didukung dengan pelestarian peninggalan sejarah sebagai pemantik daya saing daerah untuk menjadi destinasi wisata unggulan di sekitar wilayah IKN. (Advertorial)

Bagikan:

Pos terkait