Mediaetam.com- Calon Presiden (Capres) RI Ganjar Pranowo kembali melanjutkan kegiatan kunjungannya di Kota Samarinda pada Rabu, Malam (6/11/23).
Pada lanjutan kegiatannya di Kota Samarinda, Ganjar Pranowo beserta rombongannya menghadiri dialog Bersama Gen Z Kota Samarinda.
Pada Pukul 19.00 Wita, nampak ratusan pelajar hingga mahasiswa sudah memadati halaman Hotel Mesra Samarinda, untuk mengikuti dialog bersama Ganjar Pranowo.
Pada pukul 19.50 Wita, Ganjar Pranowo pun tiba di Hotel Mesra, nampak ratusan pelajar dan mahasiswa berteriak histeris menyambut kedatangan Mantan Gubernur 2 Priode Jawa Tengah Tersebut.
Ganjar membuka dialog dengan menekankan pentingnya Adab dan Budi Pekerti untuk dimiliki oleh anak-anak muda.
“Sangat penting anak-anak muda memiliki Adab dan Budi pekerti. Karena apabila kalian semua telah lulus dan bekerja, saya yakin itu menjadi jembatan kalian dalam mencapai kesuksesan,” ungkap Ganjar Pranowo.
Lebih lanjut, Pria berambut putih tersebut jug menekankan pentingnya budaya literasi anak-anak muda. Tak lupa ia pun mengajak anak-anak muda untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Setelah menyampaikan beberapa pemaparannya, Ganjar Pranowo pun mendapatkan berbagai pertanyaan. Juga pernyataan-pernyataan kritis dari beberapa anak-anak muda kota Samarinda.
Soal Masyarakat Adat dan Antrean BBM
Salah satunya dari Mahasiswa Unmul, Naufal Banu Satria yang merupakan presiden BEM KM Unmul 2023-2024.
Dimana ia memberikan beberapa pernyataan hingga pertanyaan mengenai berbagai persoalan yang ada di provinsi Kaltim
Pertama, ia menyinggung mengenai kondisi dari Masyarakat Adat khususnya dikawasan IKN yang sampai saat ini mengalami berbagai problematika dengan adanya pembangunan IKN.
“Saya ingin menyinggung pak, bahwa di kawasan IKN itu terdapat masyarakat adat. Salah satunya adalah masyarakat adat Balik, yang sampai saat ini terancam tergusur wilayahnya. Itu seperti apa pak nasib mereka? Apakah nasib mereka akan sama seperti masyarakat Betawi di Kota Jakarta yang akan terpinggirkan?” singgung Naufal Banu Satria kepada Ganjar.
Presma Unmul tersebut juga menanyakan langkah konkrit dari Ganjar Pranowo mengatasi permasalahan BBM di Kaltim.
Ganjar pun Menjawab. Terkait Masyarakat Adat tentunya sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memberikan pemenuhan terhadap Hak-hak mereka.
“Yang pasti dari Kunjungan saya kemarin dari Papua, hingga ke Kaltim, saya juga melakukan berbagai dialog dengan berbagai tokoh masyarakat adat dari berbagai daerah. Dan saya pun banyak mendapatkan masukan-masukan dari mereka. Karena ini sangat penting bahwa konsentrasi terhadap pemenuhan hak-hak masyarakat adat juga harus menjadi perhatian,” bebernya.
Selanjutnya, ia pun menjawab terkait fenomena antrean BBM di Kaltim. Dimana ia mengungkapkan dirinya sempat berdiskusi dengan Pj Gubernur Kaltim terkait strategi mengatasi antrean BBM di Kaltim.
Setelah sesi dialog, Ganjar mengajak anak-anak muda khususnya Gen Z untuk terlibat dalam proses menyukseskan pelaksanaan pemilu 2024.
Pukul 21.30, Ganjar Pranowo pun bergegas meninggalkan Hotel Mesra. Sebab, dia akan melanjutkan. Kamis, pagi (7/12/23) Ganjar Pranowo akan melaksanakan Joging dan Senam bersama para Relawan Pemenangan. (Mujahid/Mediaetam)








