Kukar – Madu kelulut memiliki sejumlah khasiat untuk tubuh. Sejumlah desa di Kukar pun telah melakukan budidaya lebah kelulut yang menghasilkan madu ini. Kelulut atau lebah kelulut sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan lebah biasanya namun kelulut tidak memiliki sengat.
Karakteristik sarang mereka agak berbeda dimana lebah biasanya membuat sarang gantung di area terbuka, lebah kelulut lebih suka membuat sarang di area tertutup misalnya di dalam lubang kayu atau lubang tunggu bahkan tidak jarang di daerah pemukiman masyarakat sering menemukan sarang kelulut di dalam kotak meteran listrik. Untuk karakteristik madu yang dihasilkan madu kelulut menghasilkan rasa madu yang agak lebih asam dibandingkan dengan madu biasa.
Madu kelulut juga tinggi kandungan antioksidannya, yang berfungsi sebagai penangkal radikal bebas. Asupan ini penting karena tubuh tidak dapat memproduksi antioksidan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan.
Salah satu desa yang mengembangkan madu kelulut ini adalah Desa Muhuran. Desa ini tidak hanya memproduksi madu kelulut. Tetapi juga bagaimana pegolahannya,
Pada Januari 2024, Kepala BBPOM di Samarinda, Sem Lapik dan PFM Ahli Muda, Sirojjudin Latif pun telah memberikan materi terkait peningkatan kapasitas dan pemahaman UMKM terhadap Keamanan Pangan terutama produk madu kelulut. Materi yang disampaikan antara lain Materi CPPOB, Label Pangan Olahan, Izin Edar Pangan Olahan serta Pembuatan SOP dan Dokumen Mutu. (Adv/Diskominfo Kukar)








