TMMD ke-122 Resmi Ditutup, Warga Desa Nikmati Hasil Pembangunan

Upacara Penutupan TMMD ke-122
Upacara Penutupan TMMD ke-122

Kutai Kartanegara – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 resmi berakhir dengan upacara penutupan yang digelar di Lapangan Sepak Bola RT 2, Desa Kerta Buana, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kamis (31/10/2024). Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Tandyo Budi R, Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Bayu Pramana, serta Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik.

Upacara Penutupan TMMD ke-122 ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di daerah pedesaan, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan.

Pencapaian TMMD: Infrastruktur dan Lingkungan

TMMD ke-122 berhasil menyelesaikan berbagai proyek infrastruktur di Desa Kerta Buana dalam waktu kurang dari sebulan. Pj Bupati Kutai Kartanegara, Bambang Arwanto, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya terhadap hasil program ini.

“TMMD memberikan dampak besar, terutama dalam sektor pertanian. Infrastruktur yang dibangun sangat mendukung kegiatan usaha tani warga, seperti jalan sepanjang dua kilometer dan 12 jembatan ulin yang kini mempermudah akses masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, TMMD juga berfokus pada penghijauan melalui penanaman pohon, serta peningkatan fasilitas kebersihan dengan membangun unit MCK. Proyek ini tidak hanya memperbaiki aksesibilitas, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kerta Buana.

Sinergi untuk Ketahanan Pangan Nasional

Salah satu tujuan utama TMMD ke-122 adalah memperkuat ketahanan pangan. Dalam pidatonya, Letjen TNI Tandyo Budi R menyoroti peran strategis Kalimantan Timur, khususnya Kutai Kartanegara, dalam mendukung program lumbung pangan nasional.

“TNI berkomitmen untuk mendukung setiap upaya pembangunan, terutama yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Sinergi dengan masyarakat akan terus kami jaga demi mewujudkan Indonesia sebagai negara dengan kemandirian pangan,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara juga telah menyiapkan 1.900 hektar lahan di beberapa kecamatan sebagai bagian dari program ini. Proyek jalan usaha tani yang telah dibangun diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan tersebut.

Membangun Masa Depan Desa

Upacara Penutupan TMMD ke-122 tidak hanya menandai selesainya proyek fisik, tetapi juga komitmen berkelanjutan untuk menjaga hasil-hasil pembangunan. Pj Bupati Bambang Arwanto mengingatkan masyarakat Kerta Buana agar memelihara infrastruktur yang telah diberikan.

“Pembangunan ini adalah investasi untuk masa depan. Tanggung jawab kita bersama adalah memastikan manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.

Dengan berakhirnya TMMD ke-122, Desa Kerta Buana kini memiliki fondasi yang lebih kuat untuk berkembang. Program ini menjadi simbol sinergi yang sukses antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun desa yang tangguh dan mandiri.

Bagikan:

Pos terkait