Kukar, 9 Desember 2024 – Amplang Balet, camilan khas Kutai Kartanegara (Kukar), kini hadir dengan inovasi baru berbahan dasar sarang burung walet. Selain menawarkan cita rasa yang lezat, camilan ini juga kaya akan kandungan gizi dan protein, menjadikannya pilihan sehat bagi konsumen.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah, menyebut bahwa inovasi Amplang Balet menunjukkan potensi besar produk lokal untuk berkembang di pasar yang lebih luas. Salah satu upaya pendukungnya adalah peningkatan desain kemasan agar lebih menarik dan kompetitif.
“Kemasan sebelumnya masih sederhana dan menjadi tantangan untuk bersaing di pasar. Dengan dukungan desain baru, daya tarik produk ini semakin kuat, baik untuk pemasaran online maupun offline,” ujarnya.
Amplang Balet memanfaatkan sarang burung walet yang dikenal memiliki kandungan nutrisi tinggi, seperti protein dan antioksidan, yang bermanfaat bagi kesehatan. Dengan harga Rp 15.000 per 100 gram, produk ini kini bisa dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat.
Inovasi ini turut didukung oleh PT Multi Harapan Utama (MHU) melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Bantuan berupa 3.000 kemasan baru dan subsidi pembelian sarang burung walet membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pasar sekaligus menjaga kualitas produk.
Superintenden Community Development PT MHU, Muslim Gunawan, menyebut bahwa Amplang Balet adalah salah satu bentuk inovasi berbasis kekayaan lokal yang patut didukung. “Produk ini membawa nilai lebih karena memanfaatkan sarang burung walet, yang biasanya dianggap eksklusif, menjadi lebih terjangkau,” katanya.
Nafsiah, salah satu pelaku usaha Amplang Balet, mengaku sangat terbantu dengan berbagai dukungan yang diberikan. “Kami merasa bangga karena produk lokal seperti Amplang Balet bisa terus berkembang. Dengan kemasan baru dan dukungan pemasaran, kami optimis produk ini bisa dikenal lebih luas,” ujarnya.
Selain di pasarkan melalui toko online, Amplang Balet juga mulai tersedia di outlet lokal, rumah makan, dan rest area di Kukar. Produk ini tidak hanya menjadi camilan, tetapi juga membawa cerita tentang kearifan lokal yang diolah menjadi sesuatu yang bernilai tambah.
Dengan kolaborasi lintas pihak dan inovasi berkelanjutan, Amplang Balet diharapkan mampu menjadi ikon baru kuliner Kukar yang mampu bersaing di pasar nasional. (Nur Fadillah Indah/Mediaetam.com) h








