TENGGARONG – Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Tenggarong kini dibuat resah akibat aksi pencurian yang terus berulang. Sejumlah kedai di kawasan Jalan KH Achmad Mukhsin, Kelurahan Timbau, menjadi sasaran maling, mengakibatkan kerugian hingga jutaan rupiah.
Ratna, seorang pemilik kedai makanan ringan, mengaku telah menjadi korban pencurian untuk keempat kalinya. Kedainya yang menjual burger, sosis, dan aneka es kembali dibobol maling.
“Ini dibobol keempat kalinya. Penjual terang bulan yang berdekatan dengan kedai kami juga jadi korban,” ungkapnya kepada Mediaetam.com.
Beberapa barang dagangan dan peralatan usaha seperti cup sealer (alat pres), kompor, tabung gas, dan kipas angin raib digondol pencuri.
Senada dengan Ratna, Putri Yuliana yang juga memiliki warung di kawasan yang sama mengalami kejadian serupa. Warungnya dibobol, dan gemboknya dirusak.
“Sebelum saya kemalingan, toko pulsa di sebelah juga sudah lebih dulu jadi korban. Barang yang dicuri pun sama, seperti cup sealer dan kompor gas,” bebernya.
Para korban mengaku telah melaporkan kejadian tersebut kepada satpam sekitar, namun aksi pencurian diduga terjadi pada dini hari sekitar pukul 02.00 hingga 03.00 WITA, saat petugas keamanan sudah pulang. Mereka juga menemukan jejak kaki berlumpur di sekitar lokasi kejadian.
Agata, pemilik warung lainnya, turut mengalami nasib serupa. Panci-panci untuk memasak mie di warungnya juga ikut dicuri.
Kerugian yang dialami para pelaku UMKM ini ditaksir mencapai jutaan rupiah. Mereka berharap pihak kepolisian segera meningkatkan patroli malam agar pelaku bisa ditangkap dan ketenangan kembali terjaga.
“Saya harap pelaku segera ditangkap karena sangat meresahkan. Kami yang seharusnya mendapat hasil dari jualan justru malah rugi,” tutur Ratna.
Nur Fadillah Indah / Mediaetam.com








