Tenggarong – Suasana penuh khidmat menyelimuti acara Khataman Al-Qur’an Dispora yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Kegiatan yang juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama ini menjadi momentum penting dalam membangun budaya gemar membaca Al-Qur’an, terutama di kalangan generasi muda.
Bupati Kukar, Edi Damansyah, melalui Asisten II Ahyani Fadianur Diani, mengapresiasi terselenggaranya acara ini. Ia menegaskan bahwa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup adalah kunci untuk membentuk pribadi yang lebih baik dan membawa manfaat bagi masyarakat. “Ketika kita membiasakan membaca dan mengamalkan Al-Qur’an, kita akan menjadi pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Ramadan, Momentum Membangun Karakter dan Kedisiplinan
Tak hanya memberikan apresiasi, Bupati juga mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat Muslim di Kukar untuk menjadikan Ramadan sebagai ajang refleksi dan peningkatan karakter. Menurutnya, nilai-nilai keagamaan yang diperkuat selama bulan suci ini harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pekerjaan maupun interaksi sosial.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa program membaca Al-Qur’an yang selama ini berjalan setiap hari selama Ramadan sebaiknya tidak berhenti setelah Idul Fitri. Ia mendorong pengurus Mushola Al-Fattah untuk mengatur jadwal rutin agar kebiasaan mengaji tetap terjaga. “Kami ingin memastikan bahwa budaya membaca Al-Qur’an ini berlanjut, bukan hanya saat Ramadan, tetapi juga di bulan-bulan berikutnya,” katanya.
Dispora Kukar Perkuat Program Keagamaan
Sebagai bagian dari upaya memperkuat peran keagamaan di lingkungan pemerintahan, Dispora Kukar juga mendirikan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Unit ini hadir untuk memfasilitasi pembayaran zakat bagi pegawai dan masyarakat di sekitar lingkungan Dispora, sehingga mempermudah mereka dalam menjalankan kewajiban zakat.
Selain itu, Aji Ali Husni menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai organisasi kepemudaan dan olahraga yang telah mendukung program-program keagamaan Dispora, baik selama Ramadan maupun di luar bulan suci. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan komunitas dalam membangun karakter generasi muda yang religius dan berintegritas.
“Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut, termasuk dalam mendukung pesantren Al-Bukhari. Kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan keagamaan,” tambahnya.
Melalui berbagai program yang telah berjalan, Dispora Kukar optimis dapat terus menanamkan nilai-nilai keagamaan serta membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Khataman Al-Qur’an Dispora menjadi simbol komitmen untuk menciptakan generasi yang lebih mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.








