200 Pemuda Terlibat dalam FKP Kukar, Fokus Kembangkan Kewirausahaan Lokal

200 Pemuda Terlibat dalam FKP Kukar, Fokus Kembangkan Kewirausahaan Lokal
200 Pemuda Terlibat dalam FKP Kukar, Fokus Kembangkan Kewirausahaan Lokal

TENGGARONG – Semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda terus bergelora di Kutai Kartanegara. Melalui wadah Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kukar, sebanyak 200 pemuda kini aktif terlibat dalam berbagai inisiatif yang bertujuan mendorong pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi daerah.

Ketua DPD FKP Kukar, Indah Yulita Sari, menegaskan bahwa forum ini menjadi bagian dari program nasional Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang berperan besar dalam mendorong lahirnya pengusaha muda di seluruh Indonesia. Di tingkat daerah, forum ini bersinergi dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar untuk membina para pemuda agar lebih produktif dan mandiri.

Bacaan Lainnya

“FKP ini bukan hanya komunitas, tapi sebuah gerakan. Kita ingin menciptakan pemuda-pemuda Kukar yang tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja,” jelas Indah saat ditemui dalam pertemuan koordinasi baru-baru ini.

Saat ini, FKP Kukar telah hadir di tujuh kecamatan, di antaranya Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Janan, Anggana, Sebulu, dan Muara Kaman. Masing-masing kecamatan memiliki struktur organisasi tersendiri yang terus membangun ekosistem kewirausahaan lokal.

Namun, Indah juga tidak menutup mata terhadap tantangan yang dihadapi di lapangan. Menurutnya, setiap kecamatan memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga pendekatan dalam membangun semangat berwirausaha pun harus menyesuaikan kondisi sosial dan budaya masyarakat setempat.

“Misalnya di Tenggarong Seberang yang mayoritas warganya petani, pendekatannya bisa melalui pemuda tani milenial. Tapi di wilayah lain yang lebih fokus pada pekerjaan formal, kita harus mengubah cara pandang dulu,” terangnya.

Indah mengajak seluruh pengurus FKP Kukar di tingkat kecamatan untuk lebih aktif menjalin komunikasi dengan komunitas pemuda setempat. Ia percaya bahwa FKP bisa menjadi jembatan yang efektif antara semangat kewirausahaan dan potensi wilayah yang belum tergarap optimal.

“Kami ingin FKP menjadi motor penggerak ekonomi kreatif berbasis pemuda. Ini bukan sekadar program, tapi bagian dari pembangunan sosial yang berkelanjutan,” tutup Indah penuh optimisme.

Dengan kehadiran FKP Kukar, para pemuda tidak hanya belajar membangun usaha, tetapi juga belajar berkontribusi nyata bagi kemajuan desa dan kecamatan mereka. Ke depan, forum ini diharapkan mampu mencetak lebih banyak pemuda tangguh yang siap membawa perubahan positif di berbagai sektor ekonomi lokal.

Bagikan:

Pos terkait