TENGGARONG – RSUD AM Parikesit kembali mencetak pencapaian penting dalam dunia medis dengan keberhasilan operasi Craniotomy Eksisi Tumor Otak menggunakan teknologi neuro navigasi. Operasi ini dilakukan dengan tingkat presisi tinggi, memanfaatkan berbagai perangkat bedah saraf mutakhir.
Tim medis RSUD AM Parikesit dipimpin oleh dr. Mustaqim A.R, Sp.BS., M.Ked.Klin, dokter spesialis bedah saraf, didukung oleh tenaga medis profesional dari berbagai bidang. Prosedur ini ditujukan untuk mengangkat tumor otak secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan pasien.
Operasi dilakukan secara mikroskopis, memanfaatkan neuro navigasi, yakni sistem pemandu digital yang memberikan gambaran otak secara real-time. Teknologi ini memungkinkan identifikasi lokasi dan batas tumor dengan akurasi hingga kurang dari 1 milimeter.
“Dengan bantuan teknologi dan perangkat bedah modern lainnya, serta dukungan tim bedah, anestesi, dan kolaborasi diagnosis dari dokter saraf, operasi dapat dilaksanakan dengan lebih aman, efektif, dan akurat,” jelas dr. Mustaqim.
Dalam prosedur tersebut, tim menggunakan sejumlah peralatan canggih seperti:
•Mikroskop Operasi untuk visualisasi detail area otak,
•Headpin untuk menstabilkan kepala pasien,
•CUSA (Cavitron Ultrasonic Surgical Aspirator) guna menghancurkan dan menyedot jaringan tumor secara selektif, serta
•High-Speed Drill untuk membuka tulang tengkorak dengan presisi tinggi.
Keberhasilan ini menegaskan kesiapan RSUD AM Parikesit dalam menghadirkan layanan bedah saraf tingkat lanjut di Kalimantan Timur. Rumah sakit terus berupaya menjadi pusat rujukan unggulan melalui peningkatan kompetensi tenaga medis dan pemanfaatan teknologi medis terkini, menjadikan RSUD AM Parikesit sebagai salah satu pusat rujukan bedah saraf unggulan di Kalimantan Timur serta berperan serta dalam pelayanan Saraf secara nasional.
(Nur Fadillah Indah/mediaetam.com)








