Harga Emas Melejit, Transaksi Pegadaian Tenggarong Tembus Rp311 Miliar

Kantor Pegadaian Cabang Tenggarong, Jalan Imam Bonjol. (IST)

TENGGARONG – Tren investasi emas di Kutai Kartanegara (Kukar) menunjukkan kenaikan signifikan. Pegadaian Cabang Tenggarong mencatat realisasi pembiayaan hingga Maret 2026 mencapai Rp311 miliar, naik tajam dibanding 2025 sebelumnya yang berada di angka Rp275 miliar.

Pemimpin Pegadaian Cabang Tenggarong, Rudi Sudarmono, menyebut bahwa kenaikan ini dipicu oleh tingginya minat masyarakat terhadap cicilan emas di tengah fluktuasi harga emas global yang terus merangkak naik.

Bacaan Lainnya

“Peningkatan ini tidak semata dari gadai konvensional, tapi juga pembiayaan cicilan emas yang sedang digandrungi masyarakat,” ujar Rudi, Sabtu (7/3/2026).

Sasar Market Anak Muda

Pegadaian kini gencar menyasar generasi muda (milenial dan Gen Z) melalui aplikasi Digital Pegadaian. Selain itu, literasi keuangan mulai menyentuh sekolah-sekolah dan desa yang selama ini belum terjangkau jasa keuangan formal.

Produk yang ditawarkan pun kian beragam, mulai dari pembiayaan kendaraan bermotor (Amanah), pembiayaan porsi haji (Arum Haji), hingga perjalanan ibadah agama lain ke luar negeri (Arum Sapar).

Meski ekonomi global sedang melemah dan berdampak pada daya beli lokal, emas tetap menjadi primadona jaminan di Tenggarong karena likuiditasnya yang cepat.

Sebanyak 97% didominasi perhiasan emas, sisanya (2-3%) berupa barang gudang seperti laptop, HP, dan kendaraan dan tujuan Gadai didominasi untuk modal usaha, biaya pendidikan, hingga renovasi rumah.

Pihaknya mengedepankan komunikasi sebelum melakukan lelang jika nasabah menunggak. Menariknya, angka lelang di Tenggarong tergolong sangat rendah, hanya sekitar 4 – 10 potong barang per periode.

“Masyarakat Tenggarong antusiasme menebus barangnya sangat tinggi. Kalaupun ada kelebihan dari hasil lelang, itu tetap hak nasabah dan wajib kami kembalikan, asalkan membawa surat gadai asli,” jelasnya.

Pilihan Layanan

Pegadaian Tenggarong menawarkan dua pilihan layanan gadai yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Untuk layanan KCA Reguler, Pegadaian menyediakan tenor pinjaman selama empat bulan dengan perhitungan bunga sebesar 1,15 persen setiap 15 hari. Sementara itu, tersedia pula layanan Gadai Fleksi dengan bunga harian mulai dari 0,07 persen, yang dinilai lebih cocok bagi nasabah yang hanya membutuhkan dana dalam jangka waktu singkat, bahkan dalam hitungan hari.

Di tengah semakin maraknya kehadiran jasa gadai swasta, Pegadaian Tenggarong juga terus berupaya melakukan berbagai inovasi layanan. Salah satunya dengan meningkatkan fasilitas di kantor cabang, seperti menyediakan ruang prioritas serta akses Wi-Fi gratis bagi nasabah. Fasilitas ini dihadirkan agar nasabah dapat dengan nyaman memantau pergerakan harga emas dunia saat bertransaksi.

Laporan: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait