Anggaran Terkena Efisiensi, Revitalisasi Pasar Loa Kulu dan Sangasanga Batal Digelar Tahun Ini

Pasar Kecamatan Loa Kulu belum bisa direvitalisasi karena faktor kesediaan anggaran. (Dilla/Media Etam)

TENGGARONG – Rencana besar untuk memoles wajah Pasar Loa Kulu dan Pasar Sangasanga dipastikan harus tertunda. Meski kondisi kedua pasar tersebut dinilai sudah sangat memprihatinkan, Pemkab Kukar terpaksa menginjak rem pada proyek revitalisasi tersebut di tahun ini.

Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah, mengungkapkan jika pihaknya sebenarnya sudah sangat siap untuk memulai perbaikan.

Bacaan Lainnya

Dokumen perencanaan bahkan telah rampung disusun sejak tahun 2025 lalu. Namun, faktor anggaran menjadi penghalang utama rencana ini turun ke lapangan.

“Revitalisasi sebenarnya sudah kita buatkan perencanaannya di 2025 untuk Pasar Loa Kulu dan Sangasanga karena memang kondisinya sudah parah betul. Namun karena ada kondisi keuangan yang lagi efisiensi, maka itu kita tunda dulu,” ujar Sayid saat ditemui pada Sabtu (24/1/2026).

Sayid tidak menampik bahwa perbaikan kedua pasar tersebut sangat mendesak mengingat statusnya sebagai urat nadi ekonomi warga di dua kecamatan tersebut.

Kerusakan bangunan dan fasilitas pasar yang sudah termakan usia membuat kenyamanan pedagang maupun pembeli mulai terganggu.

Kendati demikian, kebijakan efisiensi anggaran daerah membuat Disperindag harus memilah kembali program yang bisa berjalan di tahun 2026.

Penundaan ini diharapkan hanya bersifat sementara hingga kondisi keuangan daerah kembali memungkinkan untuk membiayai proyek fisik skala besar.

Bagi para pedagang yang sudah lama menantikan bangunan pasar yang lebih modern dan bersih, Sayid pun menitipkan pesan agar tetap tenang dan menunggu proses ini berjalan.

“Jadi saya minta sabar dulu,” tutupnya singkat.

Laporan: Nur Fadillah Indah/Mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait