Cegah Kebocoran PAD, Dishub Kukar Pasang Palang Parkir Otomatis di Tenggarong

Salah satu palang parkir yang akan beroperasi di Taman Kota Raja, Tenggarong, Kukar. [Indah/Mediaetam.com]
Salah satu palang parkir yang akan beroperasi di Taman Kota Raja, Tenggarong, Kukar. [Indah/Mediaetam.com]

Mediaetam.com, Kukar – Dinas Perhubungan Kutai Kartanegara (Dishub Kukar) memasang palang parkir otomatis, di tiga titik, Tenggarong, Kutai Kartanegara. Tepatnya di kantong parkir Pos Kumala, kantong parkir Masjid Al-Falah, dan kantong parkir Taman Kota Raja.

Kasi Perparkiran Dishub Kukar, Obaja Alexander, memaparkan, tujuan dari dipasangnya palang parkir otomatis ini, untuk meminimalikan kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir. Sebab, sebelumnya sudah menggunakan juru parkir, namun ternyata dilihat dari data, adanya potensi kebocoran terjadi.

Bacaan Lainnya

“Contoh saja misal dalam satu hari, untuk hari sabtu-minggu yang bisa didapat secara real pendapatan untuk PAD itu sekitar Rp 2-3 juta. Ternyata yang hanya disetorkan oleh juru parkir Rp 900 ribu. Artinya ada kebocoran berapa persen,” ucap Kasi Perparkiran Dishub Kukar, Obaja Alexander.

Kasi Perparkiran Dishub Kukar, Obaja Alexander. [Indah/Mediaetam.com]
Kasi Perparkiran Dishub Kukar, Obaja Alexander. [Indah/Mediaetam.com]
Kemudian, seperti apa sistem pembayaran? Obaja Alexander mengungkapkan, hal tersebut akan dikorrdinasikan dengan pihak Bankaltimtara. Kemungkinan sistem pembayarannya bisa dipakaikan untuk nontunai, seperti QRIS atau virtual account dan juga tersedia pembayaran tunai.

“Untuk sistemnya masih kita bicarakan, apakah sama seperti palang parkir di mal-mal, di RS yang masih sistem manual, ngambil karcis, parkir, setelah mau keluar baru bayar. Nanti rencananya kita mau ada pembicaraan, koordinasi dengan pihak bank BPD terkait nontunai,” kata Obaja Alexander.

Obaja menegaskan, titik yang dipilih memasang palang parkir otomatis sudah melalaui kajian dan pertimbangan yang matang. Di antaranya melihat potensi pengunjung, termasuk saat hari libur.

“Kita liat uji coba ini, mudah-mudahan dengan uji coba ini bisa meminimalisir kebocoran,” ucapnya.

Saat ini, Dishub Kukar baru memasang dan masih belajar mengoperasikannya. Targetnya diusahakan akan secepatnya, namun terkendala seringnya hujan dan belum serah terima.

“Kami nanti ingin melaunching dan serah terima di CBD. Perlu diperindah lagi, parkirnya dibersihkan, dibuat marka dan batas. Mudahan nanti bisa dipenuhi, karena kita di Dishub ingin bagus pelayanan dan pengelolaannya. Sehingga orang bayar tidak kecewa,” ungkapnya.

Sebagai informasi, pembangunan palang parkir otomatis ini bersumber dari APBD Kukar 2022. Dengan total biasa sekitar Rp 400 juta. (Indah Hardiyanti)

Bagikan:

Pos terkait