Cegah Penularan HIV/AIDS, Dinkes Fokus Sosialisasi dan Bagikan Alat Kontrasepsi

Ilustrasi HIV/AIDS (Kemenkes)
Ilustrasi HIV/AIDS (Kemenkes)

TENGGARONG – Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kasus Penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) mengalami peningkatan dengan tercatat 214 orang yang positif dari bulan Januari hingga Oktober.

Menyikapi hal tersebut diungkapkan Kepala bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2P) Dinkes Kukar, Sri Suharti, peningkatan tersebut memang menjadi atensi dari pihaknya.
Hanya saja pihaknya mengakui sampai sejauh ini langkah yang bisa diambil pihaknya hanya mampu sebatas dari upaya sosialisasi hingga pembagian alat kontrasepsi untuk mencegah risiko penularan infeksi menular seksual, seperti Kondom.

Pasalnya untuk wilayah-wilayah penyebaran yang diketahui memiliki lokasi prostitusi ilegal atau bisa disebut “Warung Kopi Pangku” untuk upaya penertiban diluar dari kapabilitas yang pihaknya miliki.

“Persoalan ini tentunya menjadi konsen kami, hanya saja memang untuk wilayah yang dominan yang diketahui memiliki lokasi praktek “X” ya kami hanya bisa turun untuk melakukan sosialisasi dan pembagian Kondom untuk pencegahan dini,” ucapnya.

“Bahkan di beberapa titik baru misalnya, kami langsung melakukan skrining untuk mencegah terjadinya penularan,” lanjutnya.

Tak hanya itu Sri Suharti juga menjelaskan, terlepas dari peningkatan data itu sendiri. pihaknya menyatakan hal tersebut bukan hal yang negatif melainkan apa yang telah menjadi upaya dari dinas kesehatan untuk meningkatkan pelayanan dapat tersampaikan ke masyarakat.

Sehingga masyarakat yang positif HIV/Aids dapat terdata dengan baik dan menerima pelayanan jangka panjang yang maksimal.

“Kalau melihat angka memang meningkat, hanya saja ini lebih baik dibandingkan tidak ada data yang masuk. Artinya secara epidemiologi tidak terpantau dan tentunya lebih berbahaya,” tandasnya.(*/rm6/mediaetam.com)

Bagikan:

Pos terkait