Desa Kerta Buana Siapkan Arak Ogoh-Ogoh untuk Meriahkan Perayaan Nyepi 2025

Ogoh ogoh di Desa Kerta Buana L3 Kecamatan Tenggarong Seberang 2024 (Tangkapan Layar)
Ogoh ogoh di Desa Kerta Buana L3 Kecamatan Tenggarong Seberang 2024 (Tangkapan Layar)

Tenggarong – Desa Kerta Buana, Kecamatan Tenggarong Seberang, akan menggelar tradisi arak Ogoh-Ogoh pada 28 Maret 2025, hari Jumat, sebagai bagian dari perayaan Nyepi Tahun Saka.

Acara ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan dan memperkuat toleransi antarbudaya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Kepala Desa Kerta Buana, I Dewa Ketut Basuki, mengatakan bahwa perayaan ini tidak hanya merupakan kegiatan keagamaan, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang bisa dinikmati oleh masyarakat luas.

“Selain aspek spiritual, arak Ogoh-Ogoh ini juga merupakan bentuk budaya yang dapat dinikmati bersama,” ujarnya.

Arakan Ogoh-Ogoh merupakan simbol upaya untuk memurnikan sifat Bhuta Kala atau sifat jahat dalam diri manusia, serta menjaga alam dan sumber daya di bumi. Proses ini juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan menjauhi perilaku merusak alam.

Desa Kerta Buana tahun ini akan menampilkan enam karakter Ogoh-Ogoh yang akan diarak keliling desa, dipanggul oleh berbagai kalangan usia, dari anak-anak PAUD hingga orang dewasa.

Selain itu, setiap Ogoh-Ogoh merupakan hasil karya seni dari pemuda Hindu setempat yang dibuat secara gotong-royong.

“Arakan Ogoh-Ogoh ini selalu menarik perhatian karena desainnya yang unik serta diiringi dengan musik gamelan dan tarian tradisional Bali,” tambahnya.

Untuk menyambut acara tersebut, Dinas Pariwisata Kabupaten Kukar juga mempersiapkan berbagai zona kuliner yang menawarkan makanan khas Bali dan Kutai, serta stan UMKM lokal untuk memperkenalkan produk warga setempat.

Ahmad Ivan, Plt Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata, mengungkapkan bahwa acara ini telah dipromosikan melalui berbagai platform media sosial dan kerja sama dengan komunitas wisata untuk menarik wisatawan dari luar daerah.

“Harapan kami, acara ini bisa menjadi daya tarik utama untuk mengenalkan lebih jauh budaya Kukar, serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah ini,” pungkasnya. (Nur Fadillah Indah/mediaetam.com)

Bagikan:

Pos terkait