Dinkes Kukar Gencarkan Pengawasan Makanan Berbasis Risiko

Kantor Dinas Kesehatan Kukar. (Dilla/ Media Etam)

TENGGARONG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar) terus bergerak aktif melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap para pengelola pangan di wilayah Kukar. Langkah ini dilakukan untuk memastikan makanan dan minuman yang beredar aman serta layak dikonsumsi masyarakat.

Ketua Tim Kerja Penyehatan Lingkungan Dinkes Kukar, Yuana Indrawati Supriyadi, menjelaskan bahwa pengawasan dilakukan berdasarkan tingkat risiko dari pengelolaan pangan tersebut. Untuk kategori risiko tinggi dilakukan dua kali dalam setahun, risiko sedang dilakukan setahun sekali, sedangkan risiko rendah dilakukan dua tahun sekali.

Bacaan Lainnya

“Semua kegiatan pengawasan ini berbasis risiko. Tapi kalau ada laporan dari masyarakat, kami juga bisa turun langsung ke lapangan,” jelasnya baru-baru ini.

Pemeriksaan ini tidak hanya dilakukan dari inisiatif Pemkab Kukar, tetapi juga bisa berdasarkan permintaan dari pengelola pangan sendiri.

Bergerak di Semua Kecamatan

Ia menambahkan, seluruh wilayah di Kukar turut diawasi karena setiap daerah memiliki Puskesmas yang melibatkan tenaga sanitasi dalam proses pengawasan. “Petugas Puskesmas kami ikut memantau, jadi pengawasan dilakukan secara merata,” ujarnya.

Dari hasil pengawasan, masih ditemukan beberapa sampel makanan siap saji yang mengandung bahan pengawet dan pewarna yang tidak seharusnya digunakan untuk pangan.

“Kalau ada temuan seperti itu, kami tidak langsung menindak, tapi memberikan pembinaan agar pelaku usaha tidak lagi menggunakan bahan berbahaya,” tambahnya.

Yuana juga mengimbau masyarakat untuk aktif melapor jika menemukan makanan atau minuman yang mencurigakan. Menurutnya, pengawasan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan kualitas pangan bagi Masyarakat Kukar.

Penulis: Nur Fadillah Indah/ mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait