Tenggarong — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kembali mengambil langkah strategis demi mencetak generasi muda unggulan. Pada awal Mei 2025, Dispora Kukar resmi menggelar program Bimbingan dan Latihan (Binlat) STAN 2025, sebuah inisiatif unggulan yang bertujuan mempersiapkan putra-putri daerah menghadapi persaingan ketat masuk sekolah kedinasan, khususnya Politeknik Keuangan Negara STAN.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah, yang menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam membangun daerah. “Kami ingin anak-anak Kukar tidak hanya bersaing, tetapi juga unggul dan lulus dari sekolah kedinasan terbaik seperti STAN,” tegasnya dalam sambutan pembukaan.
Dibimbing Langsung oleh Alumni STAN
Dispora Kukar tidak main-main dalam merancang Binlat STAN 2025. Tahun ini, sebanyak delapan alumni STAN yang telah berpengalaman dilibatkan sebagai mentor utama. Mereka tergabung dalam komunitas pendamping yang terdiri dari 31 alumni, dan siap membagikan pengalaman serta strategi sukses mereka kepada peserta.
“Bimbingan ini bukan hanya teori, tetapi berbasis pengalaman nyata dari mereka yang pernah berada di posisi peserta. Ini yang membuat program kami berbeda,” ujar Plt. Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni.
Dengan durasi pelatihan selama enam hari, peserta mengikuti rangkaian kegiatan intensif mulai dari pre-test, sesi pembahasan soal, hingga post-test. Evaluasi akhir tersebut menjadi tolok ukur untuk melihat sejauh mana peserta memahami materi.
Kelas Kecil, Fokus Besar
Agar pembelajaran berlangsung optimal, Dispora membagi peserta ke dalam tiga kelas kecil dengan jumlah 30 hingga 35 orang per kelas. Strategi ini terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif dan mendukung pemahaman mendalam.
“Kami percaya suasana kelas yang kondusif dan komunikasi dua arah lebih efektif dalam menyerap materi ujian masuk STAN,” tambah Aji.
Pendampingan Berkelanjutan hingga Masa Kuliah
Tak berhenti di tahap seleksi, Dispora Kukar juga merancang pendampingan lanjutan bagi siswa yang berhasil lolos ke STAN. Tahun depan, program ini akan mencakup pendampingan akademik dan psikologis selama masa studi.
“Kami tahu tantangan di STAN cukup besar, baik dari sisi akademik maupun mental. Itulah sebabnya kami akan hadirkan psikolog profesional untuk mendampingi mahasiswa Kukar, terutama saat menghadapi masa-masa ujian penting,” jelas Aji.
Selain itu, Pemkab Kukar juga akan memberikan dukungan pembiayaan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan menggandeng penyelenggara pendidikan lokal untuk memberikan bimbingan tambahan.
Sinergi Eksklusif dan Apresiasi untuk Peserta
Kerja sama strategis antara Pemkab Kukar dan STAN saat ini menjadi satu-satunya kolaborasi eksklusif di Indonesia. Melalui sinergi ini, Kukar mendapatkan kuota khusus yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh peserta dari daerah.
“Kami ingin anak-anak Kukar tidak hanya diterima, tetapi juga mampu menyelesaikan pendidikan mereka di STAN dengan baik,” ujar Aji.
Sebagai bentuk penghargaan, peserta Binlat akan menerima piagam yang bisa digunakan sebagai nilai tambah dalam proses pendaftaran sekolah kedinasan. Dispora juga tengah menjajaki kemungkinan penerbitan sertifikat resmi yang diakui oleh STAN.
Dengan semangat membangun masa depan yang lebih cerah, Pemkab Kukar terus memperkuat komitmen melalui Binlat STAN 2025. Program ini bukan hanya tentang lulus seleksi, tetapi juga membekali anak-anak Kukar agar menjadi ASN muda yang tangguh dan profesional di masa depan.








