TENGGARONG- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) didampingi Dinas Sosial Kukar menyambangi kantor DPRD Kutai Timur (Kutim) di Sangatta Utara. Ada sejumlah hal yang dibahas dalam pertemuan ini, termasuk cara mengentaskan kemiskinan ekstreme di daerah.
Ketua Komisi IV DPRD Kukar, Baharuddin, menjelaskan lawatannya tersebut dalam rangka melakukan studi tiru. Pihaknya ingin mengetahui penanganan kemiskinan ekstreme di Kutai Timur dengan metode penyaluran bantuan kepada warga kurang mampu berbasis data.
“Pemerintah Kutim salah satunya telah membuat papan nama untuk warga kurang mampu di depan rumah warganya,” ujar Baharuddin pada Minggu, 1 Oktober 2023.
Menurut Baharuddin, cara tersebut perlu diimplementasikan di Kukar. Sebab, hal tersebut bisa membuktikan bahwa masyarakat penerima bantuan betul-betul sesuai dan tetap sasaran, bukan hanya sekadar pendataan saja.
“Ini salah satu program yang kita coba canangkan. Agar penerima bantuan sosial di Kukar wajib memasang papan nama di depan rumah sebagai penerima bantuan,” imbuh Politisi PDI Perjuangan tersebut.
Sebelumnya, DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) menyoroti angka kemiskinan di Kukar yang masih tinggi, infrastruktur, hingga minimnya serapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun ini. Ini disampaikan Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid dalam Rapat Paripurna penyampaian nota keuangan terhadap Raperda tentang perubahan APBD 2023 pada Agustus 2023 lalu.
Menurut politisi Golkar ini, pandangan umum dari sejumlah Fraksi merupakan masukan bagi Pemkab Kukar agar lebih memperhatikan catatan-catatan yang telah diberikan. Sehingga APBD Kukar yang di sahkan dapat direalisasikan secara keseluruhan untuk kepentingan masyarakat.
“Yang disampaikan kawan-kawan fraksi, untuk memacu kawan-kawan OPD untuk meningkatkan kinerjanya dalam rangka penyerapan realisasi anggaran. palagi, Perubahan APBD 2023 yang disepakati pada rancangan perubahan kebijakan umum APBD (KUA) dan rancangan perubahan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) sebesar Rp 11,8 triliun,” pungkasnya. (*)








