Esensi Ramadhan Jangan Hanya di Bulan Puasa, Bupati Dorong Aksi Nyata!

Esensi Ramadhan Jangan Hanya di Bulan Puasa, Bupati Dorong Aksi Nyata!
Esensi Ramadhan Jangan Hanya di Bulan Puasa, Bupati Dorong Aksi Nyata!

Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, mengingatkan masyarakat bahwa esensi Ramadhan seharusnya tidak berhenti hanya pada bulan puasa, tetapi harus terwujud dalam tindakan nyata yang memberi dampak positif bagi masyarakat. Dalam sambutannya pada perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1446H / 2025M di Masjid Agung Sultan Sulaiman, Tenggarong, Edi menegaskan pentingnya menginternalisasikan nilai-nilai yang diajarkan selama bulan suci ini ke dalam kehidupan sehari-hari.

“Ramadhan mengajarkan kita lebih dari sekadar ibadah puasa dan salat tarawih. Di bulan ini, kita diajarkan untuk lebih peka terhadap kebutuhan orang lain, mengembangkan rasa empati, dan meningkatkan kepedulian sosial. Maka, esensi Ramadhan harus dapat kita aplikasikan dalam kehidupan sosial kita sehari-hari,” ujar Edi.

Bacaan Lainnya

Bupati Edi menjelaskan bahwa Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat tali persaudaraan dan meningkatkan kualitas diri. Selain itu, ia menekankan bahwa setiap amalan yang dilakukan selama Ramadhan, seperti zakat fitrah dan puasa, seharusnya menjadi cermin bagi tindakan kita di luar bulan puasa. “Kita harus menjadikan nilai-nilai yang kita peroleh selama Ramadhan sebagai pijakan untuk terus berbuat kebaikan dan manfaat bagi sesama sepanjang tahun,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar masyarakat Kukar dapat meneladani spirit “Khairunnas Anfa’uhum Linnas”, yang artinya “sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain”. Dengan semangat tersebut, setiap individu diharapkan dapat berperan aktif dalam membangun dan memberikan kontribusi positif bagi komunitasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Edi juga menyampaikan pencapaian berbagai program pembangunan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, seperti program “KUKAR IDAMAN” yang meliputi penguatan sektor keagamaan, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan infrastruktur pendidikan. Menurut Edi, program-program ini bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan memastikan bahwa setiap elemen masyarakat dapat merasakan manfaat dari pembangunan yang dilakukan.

“Program-program seperti revitalisasi rumah ibadah, pembinaan hafidz Al-Qur’an, dan peningkatan kualitas pendidikan keagamaan merupakan bagian dari upaya kami untuk meneruskan semangat Ramadhan sepanjang tahun. Begitu juga dengan program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai event dan dukungan modal usaha,” kata Edi.

Edi juga menyoroti pentingnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan program-program tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung upaya pemerintah dalam membangun Kukar yang lebih baik. Di penghujung sambutannya, Bupati Edi mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan yang telah diberikan untuk mengabdi kepada masyarakat.

“Sebagai Bupati, saya merasa sangat terhormat dapat mengabdi kepada masyarakat Kukar. Saya berharap apa yang telah kami lakukan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Saya juga memohon maaf jika selama masa jabatan saya ada hal-hal yang kurang berkenan,” ujar Edi, yang masa jabatannya akan segera berakhir setelah Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Di akhir sambutannya, Edi mengajak seluruh masyarakat untuk terus menghidupkan esensi Ramadhan dalam kehidupan mereka, tidak hanya saat bulan puasa, tetapi sepanjang tahun. “Mari kita rayakan Idul Fitri dengan penuh kebersamaan dan terus meneruskan semangat berbagi serta kepedulian kepada sesama,” tutupnya.

Bagikan:

Pos terkait