Mediaetam.com, Bandung – TNI AU jatuh dari ketinggian 1.600 kaki karena gagal kembangkan parasut. Insiden ini terjadi saat latihan terjun payung.

“Betul ada kejadian bahwa salah satu siswa kita, dalam rangka mengikuti kegiatan latihan materinya Kopasgat (Komando Pasukan Gerak Cepat), itu ada insiden,” ucap Kepala Penerangan Kopasgat, Kolonel Gunawan, Rabu (9/11).
“1.600 feet,” kata Gunawan ketika ditanya tentang ketinggian pesawat saat TNI AU melaksanakan terjun payung.
Gunawan mengatakan proses latihan telah melalui tahapan teknis dan sudah sesuai dengan aturan. Pemeriksaan kelayakan parasut, tata cara melipat parasut, dan cara penggunaanya di udara juga sudah sesuai dengan aturan.
“Artinya semua itu kan tidak ada unsur kesengajaan ya, karena semua sudah melalui suatu teknisi yang berkenaan dengan penggunaan payung ya,” kata Gunawan.
Saat ini belum diketahui secara detail kondisi korban.
“Semuanya sudah melalui suatu tahapan mempelajari, melipat payung, dan lain-lain, tentu kan melalui satu pengawasan pelatih yang ahlinya berkaitan dengan kelayakan dari payung itu,” ucap Gunawan.
Detik-detik parasut penerjun payung tidak mengembang di udara dan TNI AU jatuh dari ketinggian terekam pada kamera amatir. Kejadian ini diketahui telah terjadi di Bandung, Jawa Barat dan videonya sempat viral di media sosial.
Sumber : Parasut Tak Mengembang, Prajurit TNI Jatuh dari Ketinggian 1.600 Kaki
Editor : Eny Lestiani








