Jelang Pemilu, ASN Mesti Hati-Hati di Sosial Media

TENGGARONG – Menjelang pesta demokrasi pada 2024, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mesti hati-hati. Khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono, menjelaskan hal ini saat dijumpai dalam agenda sosialisasi tentang Netralitas ASN & PPPK di Pemilu 2024 di Gedung Serbaguna Pemkab Kukar, Selasa, (14/11). Dia mengimbau agar seluruh ASN & PPPK untuk menjaga netralitasnya, dalam menghadapi pesta politik lima tahunan tersebut.

“Agenda ini sendiri merupakan inisiatif kami. Bekerja sama dengan inspektorat dan Bawaslu untuk secara khusus menyamakan persepsi dan komitmen untuk menjaga netralitas jelang pemilu,” ucapnya.

“Pasalnya jika netralitas bisa kita jaga, tentunya akan meningkatkan kepercayaan publik. Dan kalau tidak netral akan berbanding sebaliknya. Akan mempengaruhi kinerja pemerintah di mata publik,” sambung Sunggono.

Dia juga minta seluruh ASN & PPPK di lingkungan Pemkab Kukar menjaga perilaku dan sikap dalam beberapa bulan ke depan. Khususnya saat menggunakan media sosial.

“Pasca sosialisasi ini harapannya ASN & PPPK Kukar tidak sembarang mengklik, membuka konten, meng-like di Medsos konten-konten yang bersifat pencalonan atau kampanye yang dapat merugikan diri sendiri,” kata Sunggono.

Jika ada oknum ASN & PPPK yang melanggar ketentuan itu, Sunggono tidak akan ragu memberikan sanksi  tegas.

“Bentuk sanksinya sudah dijelaskan Bawaslu dari yang sanksi ringan, sedang, dan berat, hingga penurunan pangkat. Sampai pemberhentian tidak hormat,” pungkasnya. (*/rm6)

Bagikan:

Pos terkait