Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan berlangsung pada 27 November 2024, Kodim 0906/Kutai Kartanegara (Kkr) menggelar Apel Pengaman Pilkada di lapangan Makodim 0906/Kkr, Jalan KH Ahmad Muksin, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, pada Jumat, 15 November 2024. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan personel TNI dalam mengawal jalannya Pilkada secara aman dan tertib.
Langkah Awal Menuju Stabilitas Daerah
Komandan Kodim 0906/Kkr, Letkol Czi Damai Adi Setiawan, memimpin langsung apel tersebut dengan didampingi Kapten Inf Auro Edy Zakaria sebagai komandan apel. Seluruh anggota Kodim 0906/Kkr, perwira staf, serta personel Armed 18 Buritkang turut hadir dalam kegiatan ini.
Dalam arahannya, Letkol Damai Adi Setiawan menekankan pentingnya apel ini sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan seluruh prajurit yang terlibat.
“Pengamanan Pilkada adalah tugas yang sangat penting. Kita tidak hanya menjaga stabilitas selama proses pemungutan suara, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman dan nyaman. Apel ini adalah bentuk kesiapan kita dalam mengawal proses demokrasi di Kukar,” ujarnya.
Netralitas TNI sebagai Prinsip Utama
Letkol Damai juga menegaskan bahwa netralitas TNI adalah prinsip mutlak yang harus dijalankan oleh setiap prajurit.
“Sebagai prajurit TNI, tugas kita adalah menjaga keamanan tanpa memihak. Netralitas adalah fondasi kepercayaan publik kepada institusi ini. Jangan sampai prinsip ini dilanggar, karena rakyat mempercayai kita untuk menjalankan tugas dengan profesionalisme dan tanpa bias,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pengamanan Pilkada tidak berakhir saat pemungutan suara selesai. Proses ini berlanjut hingga penghitungan suara, pengumuman hasil, dan penyelesaian potensi sengketa. Oleh karena itu, kewaspadaan dan kesiagaan harus tetap dijaga hingga seluruh rangkaian selesai.
Komitmen TNI untuk Demokrasi yang Damai
Selain itu, Damai Adi Setiawan meminta seluruh prajurit TNI untuk bersikap tegas, disiplin, namun tetap rendah hati dalam bertugas.
“Masyarakat ingin melihat kehadiran TNI sebagai pelindung mereka. Jadilah prajurit yang menjadi panutan, baik dalam tindakan maupun perilaku. Tunjukkan bahwa kita adalah penjaga netralitas yang profesional dan siap mendukung kelancaran Pilkada,” pesannya.
Pelaksanaan Apel Pengaman Pilkada ini tidak hanya menjadi simbol kesiapan TNI, tetapi juga wujud nyata dukungan terhadap proses demokrasi yang aman dan lancar. Dengan kehadiran TNI, diharapkan masyarakat Kutai Kartanegara dapat merasa tenang dan terlindungi saat menggunakan hak pilih mereka.
Keseriusan Kodim 0906/Kkr dalam mempersiapkan personelnya mencerminkan komitmen besar untuk menjaga stabilitas daerah. Sebagai garda terdepan pertahanan negara, TNI ingin memastikan bahwa Pilkada serentak 2024 berjalan tanpa hambatan dan benar-benar mencerminkan kehendak rakyat.
Apel ini menjadi pengingat bahwa tugas pengamanan Pilkada bukan sekadar menjaga ketertiban, tetapi juga menjadi pilar bagi keberhasilan demokrasi di Indonesia.








