SEBULU – Program pemberian makanan bergizi di Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, berjalan tanpa hambatan berarti. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menekan angka stunting, masalah yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah Indonesia.
Camat Sebulu, Edy Fahruddin, menyatakan bahwa program ini telah berlangsung selama sebelas hari dan menjangkau 172 anak berusia dua bulan hingga lima tahun di sejumlah desa di kecamatan tersebut. Program ini didukung penuh oleh kolaborasi berbagai pihak, seperti Puskesmas, dinas sosial, pemerintah desa, dan kader Posyandu.
“Alhamdulillah, program ini berjalan lancar. Kami berharap langkah ini bisa mengurangi angka stunting, meskipun belum tentu bisa menghilangkannya sepenuhnya,” ujar Edy.
Pelaksanaan program didasarkan pada data Puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat. Setiap desa mendata anak-anak yang membutuhkan makanan tambahan, dengan jumlah penerima bantuan bervariasi dari tujuh hingga lebih dari 30 anak per desa. Dana program ini berasal dari hibah Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Kutai Kartanegara, yang kemudian disalurkan ke tingkat kecamatan dan desa.
Edy menambahkan bahwa program ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah terhadap masa depan generasi penerus bangsa. Dengan pelaksanaan yang terkoordinasi, program pemberian makanan bergizi ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam menekan angka stunting, khususnya di Kecamatan Sebulu, serta mendukung visi menciptakan generasi emas di masa depan. (Nur Fadillah Indah)








