Lapas Tenggarong Terapkan Program Pembinaan Terstruktur untuk Warga Binaan dan Dukung Ketahanan Pangan di 2025

Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, Suparman (Dilla)
Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, Suparman (Dilla)

TENGGARONG – Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, Suparman, memaparkan berbagai capaian dan program pembinaan yang telah dilaksanakan di lapas selama setahun terakhir saat ditemui (3/1/2025).

Menurutnya, Lapas Tenggarong berhasil meraih penghargaan terbaik dari KPPN dalam pengelolaan anggaran meskipun dengan dana terbatas.

“Program pembinaan bagi warga binaan terus berjalan dengan terstruktur, salah satunya adalah program “Etam Mengaji” yang dicanangkan oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah pada November 2024,” ucapnya.

Keberhasilan lainnya adalah ujian hafalan Al-Quran bagi warga binaan yang telah melaksanakan ujian hingga juz tiga puluh. Wisuda untuk warga binaan yang rencana diadakan nanti pada 18 Januari 2025.

Lapas Tenggarong juga berencana bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memberikan beasiswa pendidikan bagi warga binaan yang berprestasi. Bahkan, ada kemungkinan ingin membuka kerja sama terhadap Universitas Kutai Kartanegara program kuliah khusus bagi warga binaan Lapas Kelas IIA Tenggarong.

Selain itu, di bawah kepemimpinan Presiden yang baru, Prabowo Subianto, Lapas Kelas IIA Tenggarong mendukung program ketahanan pangan dengan mengembangkan usaha pertanian dan peternakan Lahan yang ada digunakan untuk beternak.

“Nah kita punya lahan yang tersedia dalam lingkungan lapas itu yang sekarang sedang berternak bebek, terus perikanan, ada patin, ada gurame, ada lele, jamur tiram sekarang, termasuk juga membentuk kelompok pertanian,” tuturnya.

Suparman berharap semua program ini dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi warga binaan.

Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh dalam keberlanjutan program ini, termasuk dalam membentuk kelompok pertanian yang akan terus dipantau agar tidak terhenti. (Nur Fadillah Indah/Mediaetam.com)

Bagikan:

Pos terkait