Mediaetam.com – Tiga warisan budaya Kutai Kartanegara telah diajukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Tiga warisan budaya tak benda (WBTB) yang diajukan adalah Kuda Gepang, Jatung Utang, dan Mecaq Undat.
Kuda Gepang adalah kesenian yang ada di Muara Muntai yang hampir punah. Pemainnya mengenakan baju putih dan kuda tiruan. Mereka pun menari dengan iringan alat musik seperti gendang, kenong, juga saron.
Sementara itu, Jatung Utang adalah alat musik tradisional dari batangan kayu yang dirangkai satu sama lain dan diikat dengan tali rotan. Setiap lempengan kayu yang disusun rapih tersebut mempunyai nada tersendiri. Jatung utang dimainkan dengan posisi horisontal dan posisi pemain berdiri, sementara geng galing / ting galing dimainkan dengan posisi vertikal dengan pemain dalam keadaan duduk.
Sedangkan, Mecaq Undat adalah upacara untuk menyambut musim panen. Dalam kegiatan ini, warga akan menumbuk beras hingga jadi tepung.
Untuk mendukung pengajuan ini, Disdikbud Kukar pun membawa serta tiga orang narasumber untuk masing-masing WBTB yang diusulkan. Mereka adalah Eri Surianto selaku Nara Sumber Karya Budaya Jatung Utang, Sidaris sebagai Nara Sumber Karya Budaya Mecaq Undat, dan Nanang Bachtiar sebagai Nara Sumber Karya Budaya Kuda Gepang. Dari upaya ini, pada awal September lalu, tim riset Kemendikbudristek sepakat untuk merekomendasikan ketiga kesenian tersebut sebagai warisan budaya tak benda Indonesia. (Advertorial)








