Kutai Kartanegara – Sultan Muhammad Idris, Sultan Kutai Kartanegara ke-14, telah berjuang melawan penjajahan Belanda pada 1735-1778. Perjuangan berabad-abad lalu itu harus diteruskan. Untuk semua generasi baik tua maupun muda di Kutai Kartanegara saat ini.
Bunga pun ditaburkan kembali di atas makam para pahlawan di Jalan Bukit Biru, Tenggarong yang mengakhiri rangkaian peringatan Hari Pahlawan 10 November.
Upacara memperingati Hari Pahlawan 10 November dimulakan dan berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Kutai Kartanegara. Acara tersebut dihadiri oleh PJS Bupati Kutai Kartanegara, Bambang Arwanto, veteran, perwakilan instansi pemerintah, serta siswa dan lainnya. Upacara diawali dengan Apel di halaman kantor bupati lalu pemberian Tali Asih kepada veteran dan keluarga veteran sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka. Lalu Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan Bukit Biru yang terletak di Jalan Bukit Biru. Pjs Bupati Bambang Arwanto turut menaburkan bunga di makam para pahlawan Kutai Kartanegara.
Dalam sambutannya, Bambang Arwanto mengingatkan makna penting Hari Pahlawan dengan tema “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu.” Ia menegaskan bahwa mencintai negeri berarti melakukan tugas sebagai warga negara dengan memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.
“perjuangan harus sungguh-sungguh tanpa mengenal kedudukan dan tempat,” kata Bambang Arwanto.
Lalu, Bambang Arwanto menyampaikan pesan untuk generasi muda, bahwa mereka adalah pahlawan masa kini yang bertugas melanjutkan pembangunan bangsa dan negara.
“Peran kalian sangat penting untuk mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan,” ujarnya. (Nur Faradillah Indah/Mediaetam.com)








