TENGGARONG— Pemerintah Desa (Pemdes) Batuah kini tengah mengambil langkah cepat dalam menangani dampak bencana tanah longsor yang terjadi di KM 28, Dusun Tani Jaya, RT 25, Kecamatan Loa Janan.
Sebagai bagian dari upaya relokasi, Pemdes telah menyiapkan lahan seluas 1 hektare untuk pembangunan kembali rumah warga yang terdampak.
Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid, menjelaskan bahwa lahan tersebut disiapkan khusus untuk warga yang rumahnya hancur akibat bencana alam tersebut.
Dirinya menyebut, Pemdes telah berkoordinasi langsung dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kutai Kartanegara (Kukar) untuk melakukan pengukuran lahan dan memulai proses pembangunan.
“Kami sudah koordinasi dan melakukan pengecekan tanah itu dengan Dinas Perkim,” ucapnya.
Selain penyediaan lahan, Pemdes juga telah mengambil langkah awal penanganan pasca-bencana, seperti menyewakan rumah sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Pemdes juga menggandeng tim dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda untuk melakukan penelitian dan kajian terkait kondisi tanah dan keamanan lingkungan.
“Banyak kajian yang sudah kami lakukan, makanya Pemdes siap untuk menyediakan lahan dan pembangunan rumah warga. Pembangunan nanti dilakukan oleh Dinas Perkim Kukar,” jelasnya.
Berdasarkan pendataan terakhir, terdapat sekitar 21 rumah warga yang mengalami kerusakan total akibat bencana longsor tersebut.
“Alhamdulillah pendataan rumah warga dan persiapan lahan sudah kami selesaikan, nanti pembangunan tinggal dijalankan oleh Perkim,” pungkasnya. (Nur Fadillah Indah/mediaetam.com)








