TENGGARONG – Setelah hampir sehari dinyatakan hilang, Joko Satriyo (20), warga Desa Sembung, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, akhirnya ditemukan meninggal dunia di perairan Sungai Mahakam, Selasa (12/8/2025).
Korban yang bekerja sebagai teknisi PDAM itu ditemukan tim gabungan Disdamkar Matan Kutai Kartanegara (Kukar) bersama warga sekitar 5 kilometer dari lokasi awal diduga tenggelam di Desa Tuana, Kecamatan Kenohan.
“Jenazah ditemukan sekitar 5 kilometer dari Tempat Kejadian Perkara (TKP),” ungkap Egi, Koordinator Lapangan Damkar Kota Bangun. Saat ini jenazah masih berada di lokasi penemuan, sementara pihak keluarga tengah menuju ke lokasi.
Kepala Disdamkar Matan Kukar, Fida Hurasani, menjelaskan kejadian bermula saat korban hendak pulang ke mes tempat tinggalnya usai Magrib pada Senin (11/8/2025). Namun sejak saat itu keberadaannya tidak diketahui. Warga yang mencari pada malam hari tak menemukan tanda-tanda korban.
Keesokan harinya, pencarian kembali dilakukan dan warga menemukan sebuah topi di tepi sungai. “Diketahui korban memang tidak bisa berenang,” kata Fida.
Sebelum menghilang, rekan korban sempat melihatnya keluar rumah membawa charger ponsel. Namun, pada siang harinya, charger tersebut ditemukan kembali di rumah.
Pencarian dilakukan dengan penyisiran perairan menggunakan satu unit mobil APV, rubber boat, dan mesin speed. Tim menyisir hingga sejauh 30 kilometer ke arah Desa Teluk Muda, hingga akhirnya korban ditemukan di Sungai Mahakam.
Nur Fadillah Indah/mediaetam.com








