KENOHAN – Jajaran Reskrim Polsek Kenohan berhasil meringkus seorang pria berinisial PA (31) yang melakukan aksi kriminal beruntun di wilayah Dusun Pendamaran, Desa Tuana Tuha, Kecamatan Kenohan. Penangkapan ini menjadi salah satu capaian dalam pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam 2026.
Tersangka diduga kuat melakukan tindak pidana penggelapan sepeda motor serta pencurian senapan angin dalam waktu yang hampir bersamaan pada Senin (2/3/2026).
Aksi tersangka bermula sekitar pukul 07.00 Wita. PA mendatangi rumah korban dengan wajah memelas, berdalih sepeda motornya kehabisan bahan bakar di Simpang Desa Tubuhan. Ia meminta izin meminjam sepeda motor Honda Beat (Nopol KT 6062 CAB) milik korban untuk mencari bensin.
“Karena merasa iba, korban pun meminjamkan kendaraannya. Namun, pelaku justru membawa lari motor tersebut dan tidak kunjung kembali,” ungkap Kapolsek Kenohan AKP Giri Pratiwo, Kamis (5/3/2026).
Habis Curi Motor, Langsung Curi Senapan
Setelah berhasil melarikan sepeda motor, petualangan kriminal PA tidak berhenti di situ. Ia kemudian menuju kediaman warga lainnya. Tanpa izin, pelaku masuk ke dalam rumah dan menggasak satu unit senapan angin merk Predator berwarna hitam sebelum akhirnya menghilang.
Mendapat laporan dari dua korban berbeda, Unit Reskrim Polsek Kenohan segera melakukan pengejaran. Tak butuh waktu lama, petugas berhasil mengendus keberadaan pelaku beserta barang bukti.
“Kami telah mengamankan tersangka beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor dan satu pucuk senapan angin. Saat ini tim penyidik sedang melakukan pemeriksaan intensif untuk melengkapi berkas perkara,” tambah Giri Pratiwo.
Atas perbuatannya, tersangka PA dijerat dengan pasal berlapis dalam KUHP Baru (UU Nomor 1 Tahun 2023), yakni: Pasal 476 KUHP tentang tindak pidana penggelapan dan Pasal 486 KUHP tentang tindak pidana pencurian.
Kapolsek Kenohan menegaskan Operasi Pekat Mahakam 2026 akan terus ditingkatkan untuk menekan angka kriminalitas dan penyakit masyarakat di wilayah hukum Polres Kukar guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif bagi warga.
Laporan: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com








