TENGGARONG – Desa Sarinadi, Kecamatan Kota Bangun Darat, dilanda banjir besar pada Selasa dini hari, 8 April 2025, pukul 00.30 WITA. Banjir yang terjadi sejak 6 April 2025 sekitar pukul 17.00 WITA ini terus mengalami peningkatan debit air hingga mencapai puncaknya pada pukul 02.00 dini hari.
Menurut laporan, sekitar 300 rumah terdampak banjir, dengan empat puluh di antaranya mengalami kerusakan parah. Rumah-rumah yang paling terdampak terletak di RT 004, 005, 006, 008, 009, 012, dan 013.
Tinggi air di jalan poros desa mencapai 10–20 cm, sementara di gang-gang kecil ketinggian air mencapai 1 hingga 1,5 meter.
Meski tidak ada korban jiwa, banjir ini memaksa warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. BPBD Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Eko Surya Winata selaku Koordinator Lapangan bersama 9 personel lainnya telah dikerahkan ke lokasi sejak kejadian.
“Kami sudah memberikan bantuan logistik berupa makanan menggunakan perahu karet serta membangun tenda dapur umum di Desa Sarinadi,” ujar Eko kepada mediaetam.com pada Rabu, 9 April 2025.
Sebagai upaya penanganan darurat, BPBD Kukar telah menyediakan perahu karet untuk alat transportasi pascabanjir dan mendirikan dapur umum bagi warga yang terdampak parah.
“Untuk ketinggian banjir hari ini sepaha orang dewasa namun untuk sekarang sedikit berkurang sekitar 5cm dibading kemarin,” pungkasnya.
Saat ini pihaknya terus berupaya membantu masyarakat di Desa sarinadi. (Nur Fadillah Indah/mediaetam.com)








