Kutai Kartanegara – Lebih dari 100 ibu-ibu di Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, begitu antusias mengikuti Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) yang digelar anggota DPRD Kaltim daerah pemilihan Kutai Kartanegara (Kukar), Baharuddin Demmu, di Jalan Batu Menetes, Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, Minggu, 18 Desember 2022.
Acara dimoderatori oleh Siti Rahma. Dua pemateri juga dihadirkan, yakni dari kalangan akademisi dan aparat penegak hukum.
![Anggota DPRD Kaltim Dapil Kukar Baharuddin Demmu, Sosbang di Jalan Batu Menetes, RT 17, Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, Minggu, 18 Desember 2022. [Maulana/Mediaetam.com]](https://mediaetam.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221218-WA0036.jpg)
“Wawasan Kebangsaan sangat identik dengan Wawasan Nusantara, yaitu cara pandang bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan nasional yang mencakup perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai kesatuan politik, sosial budaya, ekonomi dan pertahanan keamanan,” kata Retno, sapaannya, kepada peserta Sosbang.
Wawasan kebangsaan, lanjut Retno, dapat diartikan sebagai konsepsi cara pandang yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara akan diri dan lingkungannya di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ungkap Retno.
Pemaparan dilanjutkan dengan membahas lebih rinci tentang ruang lingkup empat konsensus wawasan kebangsaan. Yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan, Bhineka Tunggal Ika
Kemudian materi kedua ialah Implementasi Empat Konsensus Kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, disampaikan oleh dari Polsek Marangkayu, Aiptu Norton Tobing.
Polisi yang familiar di kalangan masyarakat Marangkayu tersebut, memaparkan implementasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan, Bhineka Tunggal Ika. Dia memberikan sejumlah contoh, yang relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Usai kedua pemateri, giliran Baharuddin Demmu berdialog dengan peserta Sosbang. Dia menjelaskan, bahwa agenda hari ini merupakan upaya untuk meningkatkan rasa nasionalisme di seluruh lapisan masyarakat dan upaya DPRD Kaltim sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.
“DPRD Kaltim mempunyai peranan penting dalam rangka mensosialisasikan wawasan kebangsaan ke wilayah kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur,” ucap Bahar.
Baharuddin juga menjelaskan tugas pokok dan fungsi anggota DPRD Kaltim. Dirinya berharap agar masyarakat memahami apa saja peran yang bisa ia lakukan, untuk mengoptimalkan kinerja anggota dewan, sebagai pejuang aspirasi masyarakat.
Dia juga berpesan, agar masyarakat yang telah menjadi peserta Sosbang, dapat menyebarkan paham kebangsaan dari lingkup terkecil di keluarga, hingga masyarakat sekitar.
“Dengan memahami konsep kebangsaan, bangsa kita tidak akan mudah terpengaruh dengan budaya-budaya negatif dari luar. Termasuk dapat berperan menangkal radikalisme,” kata Baharuddin Demmu. (Adv)








