TENGGARONG – Berdasarkan pengakuan Kepala Gudang Agen LPG PT Nararya, Kistoro, sekitar 80 persen tabung yang beredar di masyarakat mengalami kebocoran. Fenomena ini, menurutnya juga turut berkontribusi besar terhadap kelangkaan gas.
Kistoro menjelaskan, kebocoran gas membuat tabung cepat habis meskipun tidak sempat digunakan. Menurut dia, kelangkaan LPG 3 Kg bukan sekadar disebabkan oleh penimbunan. Sebab, jika tabung bocor, gas di dalamnya bisa habis dalam waktu singkat.
“Jika ada yang menimbun 100 tabung, dalam waktu tiga hari hanya 20-30 tabung yang masih layak jual, sementara lainnya sudah kehabisan gas atau tinggal sedikit,” ujarnya pada Selasa (11/2/2025).
Kebocoran ini sering terjadi pada tabung yang seharusnya diganti oleh pihak penyedia fasilitas pengisian. Kistoro mengimbau agar tabung yang rusak segera diganti demi mengurangi kebocoran dan mengatasi kelangkaan yang terjadi di lapangan. (Nur Fadillah Indah/mediaetam.com)








