Tenggarong – Seberapa efektif anggaran daerah digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat? Jawaban dari pertanyaan ini akhirnya dipaparkan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2024.
Dalam Rapat Paripurna ke-IV yang digelar di ruang Sidang Utama DPRD Kukar pada Senin (24/3/2025), Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, secara resmi menyampaikan laporan tersebut kepada DPRD dan masyarakat. Acara ini dipimpin oleh Plt. Ketua DPRD Kukar, Junadi, serta dihadiri oleh Wakil Ketua sementara Aini Faridah, 26 anggota dewan, dan sejumlah perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Kukar.
LKPJ ini bukan hanya sekadar laporan tahunan, tetapi juga bentuk transparansi pemerintah dalam mengelola anggaran daerah. Dengan mengungkap berbagai pencapaian dan tantangan sepanjang tahun 2024, Pemkab Kukar ingin memastikan bahwa masyarakat mengetahui bagaimana dana publik dialokasikan dan dimanfaatkan.
Capaian Kinerja Pemkab Kukar Tahun 2024
Dalam pemaparannya, Sekda Sunggono menyoroti berbagai pencapaian signifikan yang telah diraih Pemkab Kukar dalam dua tahun terakhir. Dengan mengusung tema Pembangunan Ekonomi Unggulan Berbasis Desa dan Kecamatan, Pemkab Kukar berhasil menjalankan program-program yang berfokus pada peningkatan perekonomian di tingkat lokal.
“Tahun ini, kami telah berupaya maksimal untuk memperkuat sektor ekonomi berbasis desa dan kecamatan. Hasilnya, berbagai penghargaan tingkat regional maupun nasional telah kami raih sebagai bukti nyata keberhasilan program yang kami jalankan,” ungkap Sunggono.
Dari sisi pengelolaan anggaran, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2024 mencapai Rp 12,7 triliun, atau 88,75 persen dari target sebesar Rp 14,3 triliun. Sementara itu, realisasi belanja daerah berada di angka Rp 12,8 triliun, atau 88,14 persen dari target sebesar Rp 14,5 triliun.
Meski belum mencapai 100 persen, angka ini menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran daerah tetap stabil dan efektif dalam mendukung berbagai program pembangunan di Kukar.
LKPJ 2024: Refleksi, Evaluasi, dan Transparansi
Lebih dari sekadar laporan tahunan, LKPJ 2024 menjadi refleksi terhadap perjalanan pembangunan daerah selama satu tahun terakhir. Pemkab Kukar menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas adalah dua prinsip utama dalam tata kelola pemerintahan yang baik.
“Kami ingin masyarakat mengetahui bagaimana anggaran digunakan, apa yang telah dicapai, serta apa saja kendala yang dihadapi. Transparansi ini penting agar kepercayaan publik terhadap pemerintah semakin kuat,” kata Sunggono.
Ia juga menjelaskan bahwa penyusunan LKPJ 2024 telah disesuaikan dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019, yang mewajibkan kepala daerah untuk melaporkan hasil kinerja kepada DPRD sebagai bagian dari mekanisme evaluasi dan pengawasan publik.
“Alhamdulillah, sebagian besar target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar Idaman telah tercapai. Namun, masih ada beberapa kendala teknis yang menyebabkan sebagian program belum sepenuhnya terealisasi,” tambahnya.
DPRD Kukar: LKPJ 2024 Harus Jadi Acuan Evaluasi
Menanggapi penyampaian laporan ini, Plt. Ketua DPRD Kukar, Junadi, menekankan bahwa LKPJ 2024 bukan hanya sekadar dokumen formalitas, tetapi juga menjadi dasar bagi DPRD dalam mengevaluasi kinerja pemerintah daerah.
“LKPJ ini adalah bentuk pertanggungjawaban kepala daerah terhadap jalannya pemerintahan selama satu tahun anggaran. Kami di DPRD akan mengkaji lebih lanjut untuk memastikan bahwa anggaran yang telah digunakan benar-benar berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
DPRD Kukar berkomitmen untuk melakukan pembahasan lebih lanjut terhadap laporan ini guna melihat sektor-sektor mana yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Sinergi antara eksekutif dan legislatif diharapkan dapat terus berjalan dengan baik demi kemajuan Kabupaten Kutai Kartanegara.
Dengan adanya LKPJ 2024, Pemkab Kukar berharap dapat terus meningkatkan transparansi dalam pengelolaan anggaran serta memastikan bahwa kebijakan pembangunan yang telah dicanangkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.








