TENGGARONG – Kehadiran Pasar Tangga Arung Square diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi tradisional, tetapi juga menjelma menjadi pusat gaya hidup (lifestyle) baru di Tenggarong.
Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, menegaskan bahwa Pemkab Kukar tengah menyusun strategi agar pasar ini tetap ramai dan mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang optimal.
Di tengah antusiasme pengoperasian pasar, Rendi menekankan pentingnya memaksimalkan ruang-ruang kosong (space) yang tersedia dengan melibatkan sektor perbankan hingga pelaku bisnis swasta berskala nasional.
“Kami ingin pasar ini eksis dan ramai. Makanya muncul ide untuk membuka ruang kosong bagi pihak luar. Ini akan memicu perputaran ekonomi dan tentu saja menjadi pundi-pundi PAD baru bagi Kukar,” ujar Rendi Solihin, Selasa (6/1/2026).
Hadirkan Perbankan, Ekspedisi, hingga Kafe
Wabup mengungkapkan sejumlah sektor usaha sudah menunjukkan minat untuk mengisi lapak di Pasar Tangga Arung Square. Tidak hanya pedagang pasar pada umumnya, sejumlah tenant besar juga dipastikan akan masuk.
“Sudah ada Bankaltimtara yang masuk, kemudian jasa ekspedisi seperti J&T, serta beberapa marketplace. Kami juga membuka ruang untuk pihak swasta yang ingin membuka kafe di sini,” beber Rendi.
Tak hanya itu, area pinggir bangunan juga dipersiapkan untuk zona food court, stand yang bisa digunakan secara fleksibel oleh masyarakat umum.
Pemkab Kukar saat ini tengah merumuskan skema harga dan durasi kontrak bagi para investor. Menurut Rendi, durasi kontrak menjadi kunci utama untuk menjaga kualitas fasilitas yang akan dibangun oleh pihak swasta di pasar tersebut.
Dengan kepastian durasi kontrak yang lebih lama, diharapkan para pemilik bisnis kafe atau perbankan bersedia mempercantik tampilan gerai mereka, yang secara otomatis akan meningkatkan daya tarik estetika Pasar Tangga Arung Square secara keseluruhan.
“Ide bisnisnya akan jalan jika ada kepastian investasi. Peluang-peluang inilah yang kita buka agar ekonomi di Tenggarong semakin bergerak,” pungkas Rendi.
Penulis: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com








