Mediaetam.com, Kukar – Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dalam pemenuhan kebutuhan dasar air minum dan sanitasi bagi masyarakat pedesaan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) membangun instalasi Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (pamsimas).

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kukar, Maman Setiawan mengatakan melalui program Pamsimas ini hampir disemua kecamatan yang ada di Kukar dibangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
“Bantuan yang diberikan juga ada tandon, dan hampir semua kecamatan sudah ada SPAM. Kekurangan kami dari 193 sisa 31 desa yang belum ada, insya Allah akan diadakan tahun ini,” ungkap Kadis Disperkim Kukar, Maman Setiawan. Kamis, (13/4/2023).
Untuk wilayah yang akan dibangun SPAM pada 2023 yakni 11 kecamatan dengan 31 desa di antaranya :
– Kecamatan Loa Kulu dengan 4 Desa yakni Jonggon Desa, Jonggon Jaya, Jembayan Delam, Loa Kulu Kota.
– Kecamatan Loa Janan dengan 1 desa yakni Batuah
– Kecamatan Anggana dengan 3 desa yakni Sepatin, Muara Pantuan, dan Tani Baru.
– Kecamatan Samboja dengan 2 desa yakni Argosari dan Bukit Karya Merdeka.
– Kecamatan Marangkayu dengan 1 desa yakni Makarti.
– Kecamatan Muara Kaman dengan 4 desa yakni Rantau Hempang, Kupang Bukit Jering, dan Liang Buaya Baru.
– Kecamatan Kota Bangun dengan 1 desan Wonosari.
– Kecamatan Uwis dengan 2 desa yakni Melintang dan Enggelam.
– Kecamatan Muara Muntai dengan 2 desa yakni Batuq dan Tanjung Batuq Harapan.
– Kecamatan Kenohan dengan 2 desa yakni Lamin Telihan dan Semayang.
– Kecamatan Tabung dengan 8 desa yakni Muara Tiq, Muara Ritan, Muara Salung, Muara Kebag, Muara Belinau, Muara Tubog, Tabang Lama, Tukung Ritan.
Kemudian, sumber dana yang akan digelontorkan sebesar Rp 93 Miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023.
Harapannya dengan pembangunan Pamsimas ini diharapkan semangat kerja bersama bergotong royong dari Pemerintah, Pemerintahan Desa, para Perusahaan dan BUMDesa sebagai pengelola bisa mengelola aset tersebut dengan baik untuk memberikan pelayanan pada masyarakat. (Indah Hardiyanti)








