Dosen Kembangkan Pelampung Wahana Buoy, Alat Deteksi Tsunami Secara Real Time

Ilustrasi Pelampung Wahana Buoy [itk]

Mediaetam.com, Kalimantan – Tim dosen dari Institut Teknologi Kalimantan (ITK) mengadakan Penelitian Unggulan Fokus Riset (PUFR), penelitian yang dilakukan yaitu prototype instrumen pelampung pengukur gelombang laut diharapkan dapat juga digunakan sebagai alat deteksi tsunami.

Dalam penelitian ini terdapat 4 dosen ITK yang berpartisipasi. Keempat dosen tersebut adalah Muhammad Khaisar Wirawan S.Kel.,M.Si., (Dosen Teknik Kelautan) yang menjabat sebagai ketua tim, Adi Mahmud Jaya Marindra, S.T., M.Eng., Ph.D., (Dosen Elektro), Wira Setiawan S.T., M.T., (Dosen Teknik Perkapalan), Nurmawati, S.Kel., M.Si., (Dosen Teknik Kelautan).

Pada penelitian tersebut dua mahasiswa ITK juga ikut terlibat. Mereka adalah Rizky Fadli Nugraha dan Dimas Lintang Fajar, keduanya dari Prodi Teknik Kelautan.

Berdasarkan sumber dari laman ITK, Kamis (1/12/2022), hasil penelitian itu merupakan wahana terapung yang berbentuk seperti wave buoy, yang sudah digunakan di pantai Manggar Sari.

Tempat itu adalah salah satu kawasan objek wisata yang berada di Balikpapan Kalimantan Timur.

Wave bouy mempunyai sejumlah sensor, sensor bagian utama yaitu akselerometer dan sensor suhu berguna untuk melakukan pengukuran gelombang permukaan. Sensor ini bertugas sebagai referensi atau validasi data ramalan. Peneliti PUFR ini memiliki tujuan untuk melakukan pengembangan wahana buoy berbasis GSM (Global System for Mobile Communications).

Dengan memanfaatkan sinyal GSM diharapkan data bisa dilihat secara real time menggunakan handphone maupun komputer setiap orang.

Hal tersebut berguna memberikan kemudahan saat melakukan monitoring data kualitas lingkungan perairan pesisir dan pulau-pulau kecil, khususnya parameter suhu dan juga tinggi gelombang.

Monitoring tersebut bisa digunakan untuk para nelayan dan masyarakat yang berada di daerah tersebut.

Dari hasil data monitoring bisa dijadikan acuan untuk melihat bahaya dari tinggi gelombang. Diharapkan data monitoring juga mampu mendeteksi gelombang tsunami atau gelombang ekstrim yang akan terjadi di daerah Manggar dan sekitarnya.

Selain itu, tujuan dari penelitian ini dapat memperbaiki rancangan desain, uji coba untuk penambahan jaringan GSM serta parameter kualitas air fisik lainnya.

Pengoperasian alat ini juga cukup mudah. Harapannya alat ini dapat memonitor data kualitas lingkungan perairan pesisir dan pulau-pulau kecil di Indonesia dan berfungsi untuk alat deteksi tsunami.

 

Sumber : Pelampung Wahana Buoy Inovasi Dosen ITK Bisa Monitoring Tsunami

 

Editor : Eny Lestiani

Bagikan:

Pos terkait