Mediaetam.com, Kukar – Kwarcab Pramuka Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan gebrakan untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM), dalam menyambut Ibu Kota Nusantara (IKN). Gebrakan yang dimaksud ialah melalui pembinaan melalui jenjang pendidikan.
“Kalau pembina kita memang selalu gencar, mereka banyak guru-guru yang selama ini belum ada kursus belum mengikuti kursus pembina. Karena pembina itu tidak bisa langsung lahir sendirinya, tapi harus melalui jenjang pendidikan yaitu Kursus Mahur Dasar (KMD) dan Kursus Mahir Lanjutan (KML) ini yang selalu kita gencarkan di kecamatan-kecamatan sehingga. update ke pembina ini lebih cepat,” kata Sekretaris Kwarcab Kukar, Aji Ali Husni belum lama ini.
Ali menjelaskan bahwa pramuka juga punya andil dalam mensupport kegiatan pemerintah. Karena rata-rata anggota pramuka di kecamatan adalah anak-anak muda. Melalui organisasi pramuka ini minimal bisa mensupport peningkatan SDM, dengan meningkatkan kemandirian mereka untuk berusaha.
“Keterampilan mereka, kematangan jiwanya tentang spiritual emosionalnya. Semua itu memiliki pengaruh besar, tidak hanya jumlah pekerjaan maupun lapangan pekerjaan, tapi juga tentang mental,” ucapnya.
Kemudian, Ali juga mengatakan salah satu untuk meningkatkan peserta didik ini, dengan selalu mengadakan lomba-lomba ketangkasan, tentunya mensupport kegiatan pemerintah seperti pelatihan kewirausahaan, agar bisa mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran.
“Pramuka juga membekali anak-anak ini dengan mental yang siap untuk menghadapi pengaruh besar IKN dengan masukkan wawasan kebangsaannya. Kemudian tentang kenakalan remaja, penanggulangan kenakalan remaja narkobanya semua dibekali. Artinya untuk IKN hal-hal yang mendasari itu persiapan SDM dan hal yang negatif pun sudah antisipasi mulai dari pembinanya sampai dengan peserta didiknya,” kata dia.
Dengan gerakan pramuka ini, Ali berharap bisa menjadi penguatan organisasi. Dan harus berdiri di kecamatan karena masih ada beberapa kelengkapan organisasi Pramuka yang belum ada, contohnya seperti Pramuka Peduli.
“Pramuka peduli ini juga di kecamatan harus ada berdiri tapi tidak banyak hanya ada beberapa saja yang saat ini sudah ada, tapi vakum kegiatannya itu. Makanya kita melakukan penguatan-penguatan. Penguatan organisasi yang mana memang harus ada di seluruh organisasi yang ada dalam tubuh Gerakan Pramuka,” pungkasnya. (Indah Hardiyanti)








