
Mediaetam.com, Berau – Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Bumi Batiwakkal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau resmi menjalin sinergitas dengan kelompok akademisi.
Sinergitas itu dibuktikan melalui penandatanganan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak pemerintah daerah dengan Universitas Muhammadiyah Berau (UMB).
Kesepakatan itu ditandatangani langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih bersama Rektor UMB, Dr. H. Muhammad Bayu, di Ruang Kakaban Kantor Bupati Berau, Tanjung Redeb, pada Kamis (13/4/2023).
Diketahui, penandatanganan kesepakatan itu berkaitan dengan proses perumusan program dan kebijakan pemerintah daerah bersama kelompok akademisi.
Bupati Berau Sri Juniarsih mengatakan bahwa sejatinya pemerintah dan akademisi merupakan dua entitas yang tidak dapat dipisahkan.
Ketidakterpisahan itu berkaitan dengan upaya mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, pembangunan kota, perekonomian daerah, hingga pemanfaatan energi yang tepat guna.
“Untuk dapat melaksanakan program yang tepat sasaran, pemerintah perlu menetapkan strategi yang harus berlandaskan hasil penelitian dan kajian keilmuan, baik dasar maupun terapan,” tuturnya.
Kepala daerah wanita pertama di Kabupaten Berau itu menilai bahwa perguruan tinggi juga memerlukan dukungan dari Pemkab Berau dalam eksistensi serta keberlangsungan institusi sekaligus tempat pembelajaran praktikal mahasiswa.
“Melalui kerja sama yang terjalin dengan UMB, saya berharap dapat meningkatkan derajat kualitas pendidikan dan tata kelola pemerintahan di Berau yang unggul dan berdaya saing,” harapnya.
Sri juga berharap agar momentum kerja sama tersebut dapat menjadi motivasi untuk memiliki integritas dalam melaksanakan agenda pembangunan dan kinerja pemerintah yang dilandasi oleh peraturan perundang-undangan.
“Kita harus mampu mentransformasikan berbagai energi positif, menciptakan iklim birokrasi yang efektif dan efisien dalam mewujudkan kerja nyata Pemkab Berau yang bekerja untuk kepentingan masyarakat Berau,” imbuhnya.
Selama ini pihak akademisi Berau sebenarnya memang selalu terlibat dalam merumuskan beberapa program dan agenda dari perangkat daerah. Hal itu diungkapkan oleh Rektor UMB, Dr. H. Muhammad Bayu.
Beberapa program itu seperti penyusunan LKPJ, pengkajian potensi PAD, dan penyusunan naskah akademik yang berkaitan dengan Perda. Pihak akademisi pun selalu berada dalam panggilan terkait penyusunan strategi itu.
“Secara teknis kami selalu terlibat dalam pelaksanaan agenda atau program bupati,” ungkapnya.
Hal itu juga termasuk dengan kesepakatan yang digelar pada tahun ini yakni mengenai penyusunan peluang investasi di Kabupaten Berau.
Dalam hal ini, keterlibatan akademisi bertujuan untuk menyiapkan kemampuan SDM daerah melalui berbagai pendampingan di setiap kampung.
“Karena pertumbuhan itu akan dibarengi dengan teknologi. Jadi, setiap orang yang ingin berinvestasi tentu perlu dilihat dulu potensinya apa.
Berkaitan dengan hal itu kami akan melakukan pembinaan di setiap kampung dan bakal membentuk kampung binaan,” terangnya.
Pada kesempatan tersebut, sang rektor juga mengaku bahwa hingga kini para akademisi selalu konsisten dalam membina SDM Aparatur Kampung.
“Dan itu terus didukung oleh Pemkab Berau terutama saat kita membuka klaster aparat kampung. Jelas, pemerintah sangat mendukung dalam rangka peningkatan SDM.
Seperti pembahasan terkait solusi untuk setiap program kampung yang belum terealisasikan,” pungkasnya. (*/Christian/Adv Pemkab Berau)
Editor: Elton Wada








