Mediaetam.com, Kukar – Lampaui nilai target dari Rp 3 triliun menjadi Rp 9 triliun pada 2022, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan naikkan target nilai investasi menjadi Rp 10 triliun pada 2023.
Kepala DPMPTSP Kukar, Bambang Arwanto menyampaikan target investasi awalnya diperkirakan hanya tumbuh sebesar 1,6 persen, lantaran masih adanya covid-19. Namun, jumlah tersebut melebihi target investasi pada 2022, yaitu senilai Rp 9 triliun.
Menurutnya, terlampauinya target tersebut menandakan iklim investasi di Kukar tergolong bagus, khususnya pada kondisi pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Ia mengatakan, investasi di Kukar masih didominasi sektor pertambangan dan perkebunan.
“Investasi penyumbang terbesar adalah Sumber Daya Alam (SDA), seperti sektor pertambangan dan perkebunan,” ucap Kepala DPMPTSP Kukar, Bambang Arwanto. Sabtu, (29/04/2023).
Kemudian, dijelaskannya sektor tambang menyumbang investasi terbesar yakni dengan persentase 58 persen. Lalu, untuk bidang infrastruktur yaitu 20 persen dan pertanian 14 persen.
Dirinya berharap, karena iklim investasi di Kukar pada tahun ini sudah terbilang bagus, kedepannya diharapkan semakin banyak investor yang datang.
“Investasi ini penting karena bisa memberikan multiplier effect bagi sektor lainnya, untuk 2023 ini kami targetkan naik menjadi Rp 10 triliun. Mudah-mudahan bisa tercapai,” ujarnya. (Indah Hardiyanti)








