Mediaetam.com, Kukar – Di atas papan yang berjajar mengapung bak teratai di atas air kehitaman, Asniah dan rekan-rekannya menimbang bayi satu per satu. Tubuh bayi-bayi itu diperiksa. Dicek, dibandingkan dengan hasil pemeriksaan sebulan silam. Tidak hanya para bayi, ibu hamil juga datang ke tempat Asniah bertugas, yang dikenal dengan nama Posyandu Teratai, di Desa Muara Enggelam, Muara Wis, Kukar.
Tidak hanya pemeriksaan bayi, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui seperti posyandu lainnya. Desa yang hidup di atas air ini, posyandunya juga mengembangkan tanaman hidroponik. Ketika lomba Posyandu se-Kukar tahun 2023 diumumkan, Asniah dan rekannya mempersiapkan semua yang dibutuhkan dalam mengikuti lomba posyandu terbaik ini. Setiap administrasi, dan data-data pendukung dia perhatikan.
“Keberhasilan Posyandu Teratai tidak terlepas dari kerja keras kami. Mulai dari Hidroponik, melayani pelayanan ibu hamil, menyusui, melakukan penimbangan bayi dengan rutin, memberikan imunisasi hingga menyediakan makanan bergizi untuk anak balita dua kali sebulan,” ucapnya
Dikatakannya, dalam menangani stunting yang menjadi masalah pertumbuhan bayi, pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan ahli gizi di tiap bulannya. Layanan stunting dilakukan dalam satu minggu satu kali, untuk satu balita dengan biaya Rp 70 ribu.
“Kami tangani dengan memberikan menu yang beragam dari buah dan sayur setiap minggunya,” sebutnya.
Jadi yang terbaik di Kukar, Posyandu Teratai akan mewakili kabupaten ini dalam laga serupa di tingkat provinsi. Untuk mengikuti lomba posyandu tingkat Kaltim Asniah memastikan akan melengkapi lagi dan membenahi terkait apa-apa saja yang kurang pada Posyandu Teratai. Selain itu, akan terus semangat dalam memberikan dan meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Sementara Kepala Desa Muara Enggelam Madi mengatakan bahwa kemenangan yang diraih oleh posyandu di desanya, merupakan hasil dari kerja keras dan kerjasama yang baik dari posyandu dan pemerintah desa serta lembaga-lembaga yang ada di desa.
“Saya hanya melanjutkan saja pekerjaan dari kepala desa sebelumnya yang sangat berperan penting dalam keberhasilan ini. Kami mensupport apa yang sudah dilakukan oleh ibu-ibu posyandu, hingga mendapatkan keberhasilan yang membanggakan,” ungkap Kepala Desa Muara Enggelam, Madi. Jumat, (26/5/2023).
Madi mengungkap kagum dengan apa yang telah dilakukan oleh tenaga kesehatan di Posyandu Teratai, yang bekerja dan melayani masyarakat dengan penuh keikhlasan. Meski mendapatkan gaji yang terbilang kecil, namun tidak membuat mereka menyepelekan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Dia pun berharap, hasil memuaskan bisa dituai dalam lomba selanjutnya.
“Jadi desa yang menyupport pendanaannya, dan mereka yang turun ke lapangan. Tapi dengan gaji yang memang jika dilihat tidak sesuai dengan kerja keras mereka, namun mereka sangat ikhlas memberikan pelayanan terbaik,” tuturnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar Arianto menyampaikan bahwa ada enam posyandu yang mendapatkan juara dari berbagai kecamatan di Kukar.
Disampaikannya, juara 1 lomba pelayanan posyandu tingkat Kabupaten diperoleh Posyandu Teratai yang berada di Desa Muara Enggelam Kecamatan Muara Wis. Untuk juara 2 yakni Posyandu Bunga Lada di Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak, lalu juara 3 Posyandu Rajawali di Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana.
Kemudian untuk juara harapan 1 yakni Posyandu Matahari dari Desa Sanipah Kecamatan Samboja. Harapan 2 yaktu Posyandu Louhan Desa Muara Jawa Ulu Kecamatan Muara Jawa, dan Harapan 3 Posyandu Delima di Desa Sanga Sanga Dalam Kecamatan Sanga Sanga.
“Posyandu Teratai desa Muara Enggelam sudah ditetapkan sebagai juara 1 pelayanan terbaik tingkat Kabupaten, selanjutnya posyandu ini akan diikutsertakan pada lomba posyandu tingkat Kaltim nanti” ucap Kepala DPMD Kukar, Arianto. Jumat (26/5).
Dengan demikian, pihaknya akan terus mempersiapkan dengan melakukan pembinaan, pembenahan terhadap Posyandu Teratai, sehingga dalam mengikuti lomba posyandu tingkat Kaltim, posyandu asal Kukar bisa mendapatkan hasil terbaik.
“Nanti pihak kami akan langsung berkunjung ke Posyandu Teratai, dengan memberikan pelatihan bagi para kadernya, agar bisa memahami dan melaksanakan kegiatan posyandu. Juga dilakukan pembinaan maupun pembenahan, dan akan fokus pada sarana dan prasarana apakah layak atau tidak,” ungkapnya.
Dikatakannya, lomba posyandu tingkat Kaltim tersebut akan dimulai pendaftarannya pada pertengahan Juni mendatang. Dengan masing masing Kabupaten/Kota mendaftarkan 1 posyandu yang menang tingkat Kabupaten/Kota, untuk mengikuti lomba posyandu tingkat Kaltim.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak desa, Kecamatan akan melakukan pendampingan mulai dari pembiayaan, penanganan, pembinaannya, agar saat disampaikan ke provinsi Kaltim bisa lengkap. Saya berharap posyandu dari Kukar bisa memberikan hasil yang terbaik nanti,” pungkasnya. (Indah Hardiyanti)








