Mediaetam.com, Kukar – Guna memastikan hewan kurban bebas penyakit, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan pemeriksaan kesehatan hewan di tempat penjualan hewan kurban.
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Distanak Kukar, Aji Gazali Rahman mengatakan menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriyah, pihaknya harus memastikan daging kurban yang didistribusikan ke masyarakat aman, sehat, utuh dan halal (ASUH).
“Untuk memastikan itu, kami melakukan pemeriksaan hewan kurban di tempat penjual hewan kurban yang ada di delapan titik di kecamatan Tenggarong,” ucap Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Aji Gazali Rahman. Rabu, (21/6/2023).
Adapun delapan titik pemeriksaan kesehatan hewan kurban tersebut, diantaranya dua titik di Jalan Jelawat, tiga titik di Kelurahan Bukit Biru, sisanya di Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kelurahan Mangkurawang, dan Kelurahan Baru.
“Delapan itu khusus pedagang hewan kurban dadakan dalam setahun sekali. Tetapi tidak termasuk di kandang-kandang kelompok,” sebutnya.
Distanak Kukar melakukan pemeriksaan fisik maupun kesehatannya pada semua hewan kurban atau sapi tersebut. Kemudian diberikan label sebagai tanda kesehatan.
“Jadi dipastikan bahwa hewan ini keadaan fisiknya aman dan tidak terjangkit Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) atau Lumpy Skin Disiase (LSD). Dengan minimal sudah divaksin sebanyak dua kali,” jelasnya.
Menurutnya, permintaan kurban untuk tahun ini akan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Untuk itu pihaknya memastikan bahwa ketersediaan hewan kurban dipastikan aman.
“Jumlah ketersediaan hewan kurban se-Kukar itu sekarang berjumlah 4.553 ekor, untuk kambing masih kurang sekitar 850 ekor. Untuk ketersediaan hewan kurban ini terutama sapi itu diluar target artinya surplus,” ujarnya.
Untuk itu, Distanak Kukar mengimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir akan kehabisan hewan kurban, karena ketersediaannya sangat mencukupi. Jika kehabisan hewan kurban di wilayah Tenggarong, masyarakat bisa mencari ke Loa Kulu, Loa Janan atau Tenggarong Seberang.
“Kami mengharapkan kepada masyarakat yang mau berkurban untuk belilah hewan kurban yang sudah diperiksa oleh Distanak. Kami juga sudah memberikan penang di leher hewan tersebut untuk menandakan bahwa hewan tersebut sudah diperiksa dan sehat,” pungkasnya. (Indah Hardiyanti)








